#sekolahtatapmuka#newnormal

KPAI Sebut Pengelola Sekolah Masih Bingung Mempersiapkan New Normal

KPAI Sebut Pengelola Sekolah Masih Bingung Mempersiapkan New Normal
Komisioner KPAI bidang Pendidikan Reto Listyarti.Medcom/Intan Yunelia


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan pengawasan ke sejumlah sekolah untuk melihat persiapan menggelar pembelajaran tatap muka di tengah pandemi korona (Covid-19). Berdasarkan hasil pengawasan tersebut banyak sekolah yang masih bingung apa saja yang disiapkan.

“Mayoritas sekolah masih bingung mempersiapkan apa saja untuk menuju kenormalan baru (new normal), mereka butuh bimbingan dan pengawasan,” kata Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Retno Listyarti melalui keterangan pers, Rabu, 12 Agustus 2020.

Menurut dia, 21 sekolah telah dipantau. Seperti SMPN 1 dan SMAN 1 Kota Subang, Jawa Barat. Sejumlah SD, SMP, SMA/SMK di berbagai wilayah, seperti Bekasi, Bogor, Depok, Bandung, Subang, Tangerang, Tangerang Selatan, dan DKI Jakarta.

Retno menyebut hanya satu sekolah yang telah memenuhi kesiapan infrastruktur maupun standar opersional prosedur (SOP). Standar yang dimaksud yakni penerapan protokol kesehatan mulai dari pintu gerbang hingga dalam kelas. Berikut standar pencegahan korona (covid-19) saat beraktivitas di lingkungan sekolah.

Retno menyebut banyak sekolah belum membentuk tim Satuan Tugas Covid-19. Menurut dia, keputusan pemerintah mengizinkan pembukaan sekolah pada zona kuning harus disertai dengan persiapan sekolah melakukan tatap muka. Persiapan sekolah yang tidak maksimal dalam memenuhi protokol pencegahan penularan penyakit Covid-19 akan berpotensi membahayakan anak.

Menurut Retno, melindungi anak bukanlah dengan menetapkan zona. Tetapi dengan mempersiapkan pencegahan bahaya penularan secara ketat.

"Karena target pertama dan utama sebagai skala prioritas buka sekolah adalah penjagaan anak agar tetap sehat," kata dia.

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait