#rusiaukraina#internasional

Kota Severodonetsk Ukraina Sepenuhnya Dikuasai Rusia

Kota Severodonetsk Ukraina Sepenuhnya Dikuasai Rusia
Asap dari pertempuran sengit antar pasukan Rusia dan Ukraina di kota Severodonetsk, 17 Juni 2022. ARIS MESSINIS / AFP


Kiev (Lampost.co) -- Pasukan Rusia sudah sepenuhnya menguasai kota Severodonetsk di Ukraina timur pada Sabtu, 25 Juni. Kenyataan terbaru ini dikonfirmasi kubu Rusia dan Ukraina.

Severodonetsk merupakan episentrum pertempuran kedua kubu sejak pasukan Rusia memfokuskan serangan mereka ke wilayah timur, setelah sebelumnya mundur dari area sekitar ibu kota Kiev.

Dilansir dari India Today, Minggu, 26 Juni 2022, Ukraina menyebut penarikan pasukan dari Severodonetsk sebagai langkah taktis untuk berperang di tempat yang lebih tinggi di kota Lysychansk di seberang sungai Siverskyi Donets.

Separatis pro-Rusia mengatakan pasukan Rusia kini mulai menyerang Lysychansk.

Jatuhnya Severodonetsk, kota yang pernah dihuni lebih dari 100 ribu orang, merupakan kemenangan terbesar Rusia sejak Moskow merebut pelabuhan Mariupol bulan lalu. Rusia diyakini akan terus mendorong pergerakan militernya di Ukraina timur.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan via pesan video pihaknya akan merebut kembali kota-kota yang jatuh ke tangan Rusia, termasuk Severodonetsk. Meski tetap optimistis dapat keluar sebagai pemenang, ia mengaku belum dapat memastikan sampai kapan perang ini berlanjut.

"Kami belum dapat memastikan berapa lama ini akan berlangsung, ada berapa banyak pukulan lagi, berapa banyak kekalahan dan perjuangan lagi yang diperlukan dalam mencapai kemenangan," sebut Zelensky.

Mengenai Severodonetsk, Wali Kota Oleksandr Stryuk mengonfirmasi wilayah yang dipimpinnya kini dikuasai penuh pasukan Rusia. 

"Mereka (Rusia) berusaha menerapkan aturan sendiri. Sejauh yang saya tahu, mereka menunjuk semacam komandan," sebut Stryuk.

Kyrylo Budanov, kepala intelijen militer Ukraina, mengatakan pihaknya tengah melakukan langkah taktis dengan menarik mundur pasukan dari Severodonetsk.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait