#perang#rusia#ukraina

Kota Kherson Jatuh ke Tangan Rusia

Kota Kherson Jatuh ke Tangan Rusia
Sebuah gedung sekolah yang hancur dalam serangan Rusia di desa Zelenyi Hai yang terletak di antara Kherson dan Mykolaiv, Ukraina, 1 April 2022. (BULENT KILIC / AFP)


Kherson (Lampost.co) -- Pasukan Rusia mengeklaim telah menguasai gedung Dewan Kota Kherson di Ukraina bagian selatan, menurut keterangan kantor berita Ukrinform pada Senin, 25 April, mengutip dari keterangan Wali Kota Kherson Ihor Kolykhaiev.

"Pasukan bersenjata memasuki gedung Dewan Kota Kherson, mengambil banyak kunci, dan mengganti petugas keamanan kami dengan personel mereka," kata Kolykhaiev, dikutip dari Global Times, Selasa, 26 April 2022.

Pekan kemarin, juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina Olexandr Motuzyanyk mengatakan bahwa Rusia bersiap untuk menggelar sebuah "referendum" di Kherson. Tujuan dari referendum itu adalah bertanya kepada warga sekitar apakah mereka mau bergabung dengan Rusia atau tidak.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Kiev akan mundur dari negosiasi damai jika Rusia tetap menggelar referendum di area-area yang mereka rebut di Ukraina, termasuk Kherson.

Kota Kherson dikabarkan sudah direbut Rusia sejak awal Maret lalu. Kolykhaiev mengatakan bahwa militer Ukraina tidak lagi berada di kota itu.

Kini, penduduk Kherson harus melaksanakan instruksi dari "orang-orang bersenjata yang datang ke pemerintahan kota,” yang menunjukkan bahwa kota itu sekarang telah jatuh di bawah kendali Rusia.

Kherson adalah kota penting yang strategis di jalan masuk dari Laut Hitam dengan populasi hampir 300.000 jiwa.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait