#covid-19#viruskorona#viruscorona#zonamerah#kotabandung

Kota Bandung Tetap Terapkan AKB meski Zona Merah

Kota Bandung Tetap Terapkan AKB meski Zona Merah
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Medcom/Roni


Bandung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandung meneruskan masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) diperketat untuk menanggulangani penyebaran Covid-19. Padahal, Kota Bandung kembali masuk zona merah level kewaspadaan Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada awal pekan.

Menurut Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, keputusan diperpanjangnya masa AKB selama 14 hari ke depan setelah dilakukan rapat terbatas dengan forum komunikasi pimpinan daerah (forkoipmda) di Pendopo pada Rabu siang, 7 Oktober 2020. 

"Berdasarkan hasil evaluasi, maka kami masih akan melanjutkan AKB diperketat. Itu hasil rapat kami bersama forkopimda," ujar Oded usai rapat terbatas.

Dia mengaku keputusan tersebut diambil karena dinilai mampu mengendalikan penyebaran Covid-19. Hingga 6 Oktober kemarin, kata Oded, angka reproduksi penyebaran Covid-19 yakni 0,83 persen atau masih di bawah angka 1 persen standar WHO.

"Turun 0,16 dari 24 September 2020 lalu. Ini artinya kasus Covid-19 di Kota Bandung sangat terkendali. Namun, kami akan terus melakukan tindakan pelacakan dari segi epidemologi, surveilans, dan peningkatan pelayanan kesehatan," katanya.

Namun, diakui Oded, angka kasus aktif Covid-19 saat ini bertambah 85 menjadi 189 kasus. Namun, penambahan tersebut tidak merupakan Pemkot Bandung untuk tetap menerapkan AKB meski masuk zona merah.

"Konfirmasi sembuh 1.213, bertambah 192 dari hari sebelumnya, dan konfirmasi meninggal 61, bertambah 7 orang," ujarnya.

Oded mengaku memiliki kajian tersendiri dalam Gugus Tugas Kota Bandung terkait pengendalian Covid-19 sehingga masih tetap menerapkan AKB. Namun, Oded menghormati kajian yang dilakukan Pemprov Jabar sehingga Kota Bandung dinyatakan zona merah.

"Saya menghormati (keputusan Pemprov Jabar) karena beda pandangan bisa saja. Orang tim kajiannya juga berbeda," ujarnya.

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait