#korupsi

Korupsi Kampung Gedung Ratu Lamteng Dikembangkan ke Penerima Aliran Dana

Korupsi Kampung Gedung Ratu Lamteng Dikembangkan ke Penerima Aliran Dana
Kasi Intel Kejaksaan Negri Lampung Tengah, Topo Dasawulan. Lampost.co/Raeza


Gunungsugih (Lampost.co) -- Kejaksaan Negeri Lampung Tengah mengembangkan kasus korupsi yang kini menjerat mantan Kepala Kampung Gedung Ratu, Kecamatan Anak Ratuaji, M. Sanjaya (51) sebagai tersangka. 


Dari perkara itu, hasil audit keuangan mencatat kerugian negara yang ditimbulkan tersangka Rp645,7 juta. Hal tersebut pun terus didalami dengan menelusuri aliran dana yang memakan hasil korupsi tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru karena masih mendalami siapa saja yang menikmati dana itu dan siapa saja yang terlibat dalam kasus ini. Untuk itu semua pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut akan diperiksa," kata Kasi Intel Kejari Lamteng, Topo Dasawulan, Selasa, 31 Mei 2022.

Menurut dia, temuan yang mencolok dari kasus ini adalah honor fiktif tidak dibayarkan, dana insentif RT/RW, siltap kaur, operasional Pemdes, insentif BPK, TK dan TPQ, serta ada kegiatan yang tidak dikerjakan dan juta BLT dana desa.

"Ada yang di sampaikan kepada penerima, ada juga yang tidak. Kemudian dibagikan tidak merata, fiktif untuk BLT DD pada tahun anggaran 2019-2020," ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait