#kpk#korupsi

Korupsi Bikin Indonesia Miskin

Korupsi Bikin Indonesia Miskin
ilustrasi/medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai perilaku rasuah di Indonesia masih tinggi. Tindakan korupsi itu berdampak pada kemiskinan di Indonesia.

 

"Korupsi masih terjadi secara masif. Masyarakat Indonesia juga masih banyak yang miskin karena penyebabnya tingkat korupsi yang tinggi," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata melalui keterangan tertulis, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Alex mengatakan tindakan korupsi yang dilakukan pejabat bikin masyarakat makin susah. Korupsi harus diperangi dengan sungguh-sungguh.

Lembaga Antikorupsi butuh dukungan masyarakat untuk berperang melawan korupsi. Dukungan masyarakat bisa memberikan dampak yang signifikan untuk KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Selain itu, cara lain untuk memberantas korupsi dengan menguatkan pendidikan antikorupsi ke masyarakat. Kepala daerah di Indonesia diminta segera membuat kebijakan menyelipkan pelajaran antikorupsi dalam pendidikan siswa.

"Kami juga sudah minta untuk diterbitkan peraturan terkait pendidikan antikorupsi untuk tingkat Sekolah Menegang Atas (SMA) atau setaranya," ujar Alex.

Menyelipkan pembelajaran antikorupsi dinilai penting. KPK berharap pesan antikorupsi itu juga ditaruh dalam pembelajaran siswa di bawah tingkatan SMA.

"Untuk pendidikan dasar dan menengah, KPK minta pemda tingkat II mengeluarkan peraturan daerah terkait pendidikan antikorupsi. Begitupun dengan pemda tingkat I atau dengan gubernur," tegas Alex.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait