#Bencana#Kebakaran

Korsleting listrik Diduga Picu Kebakaran di Penggawalima Ulu

Korsleting listrik Diduga Picu Kebakaran di Penggawalima Ulu
Korsleting listrik diduga menjadi penyebab peristiwa terbakarnya 12 rumah di Pekon Penggawalima Ulu, Sabtu, 20 Maret 2021. (Foto: Yon Fisoma/Lampost.co)


Krui (Lampost.co) -- Peratin Pekon Penggawalima Ulu, Nizam, mengatakan terdapat 12 rumah terbakar dalam peristiwa yang terjadi di desanya Sabtu malam, 20 Maret 2021. Korsleting listrik diduga menjadi penyebab utama peristiwa tersebut.

"Dugaan penyebabnya korsleting listrik. Menurut keterangan salah satu korban api bersumber dari satu unit televisi yang terbakar dan langsung menyambar plafon rumahnya," ujar Nizam kepada Lampost.co, Minggu 21 Maret 2021.

Salah satu warganya mengaku menyalakan televisi saat salat magrib. Usai beribadah api sudah menyala di atas televisi dan lekas menyambar langit-langit rumah. Karena lekas membesar korban pun mengaku kesulitan mengendalikan api.  

"Tidak ada korban jiwa dari 12 rumah yang terbakar. Delapan  rumah hangus terbakar. Kami berharap ada dermawan menulurkan tangan untuk meringankan beban warga tertimpa musibah. Sudah ada bantuan datang namun jumlahnya masih terbatas," ujarnya.

Ia mengatakan beberapa bantuan telah datang dan diterima dari warga sekitar tempat musibah berupa beras satu kuintal. Ada pula bantuan dari pondok pesantren terdekat berupa 10 karung beras. Tiap karung berisi lima kilogram beras.

Anggota DPRD Pesisir Barat, Ali Yudiem di lokasi mengatakan yang dibutuhkan untuk membantu warga ditempat itu yaitu makanan serta kebutuhan kebutuhan medesak lainnya. Ia berharap pemerintah daerah setempat segera mendatangkan bantuan.

"Kami harap pemerintah segera memberi perhatian bantuan terhadap para korban kebakaran ini. Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga perlu mengevaluasi mengapa peristiwa ini terjadi dan apa solusinya agar tidak terulang," ujarnya.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait