#pemerkosaan#tulangbawang

Korban Rudapaksa di Tulangbawang Selamat usai Pukul Pelaku dengan Pelepah Sawit

Korban Rudapaksa di Tulangbawang Selamat usai Pukul Pelaku dengan Pelepah Sawit
Pelaku diamankan di Mapolres Tulangbawang. Dok Polsek


Menggala (Lampost.co) -- Polsek Denteteladas menangkap Suryadi (35), warga Kampung Gunungtapa Udik, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang atas laporan korban seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Gedungmeneng. Korban melaporkan pelaku karena melakukan percobaan perkosaan. 

Kapolsek Denteteladas, Iptu Eman Supriatna mengatakan, korban berhasil lolos dari ancaman rudapaksa setelah berhasil memukul pelaku dengan pelepah sawit. 

"Pelaku ditangkap pada Kamis, 23 September 2021, pukul 22.30 WIB saat bersembunyi di Kampung Bakung Udik, Kecamatan Gedungmeneng," kata Eman, Jumat, 24 September 2021.

Dia menjelaskan, aksi percobaan pemerkosaan yang menimpa perempuan 39 tahun itu terjadi pada Minggu, 12 September 2021.

Baca: Nelayan Pemakai Sabu di Tulangbawang Ditangkap

 

Mulanya, korban yang baru pulang sehabis membantu hajatan tetangga tiba-tiba dijemput pelaku dengan alasan masih membutuhkan bantuan di tempat resepsi. Tanpa merasa curiga, korban pun mengikuti modus tersangka dan berangkat dengan menggunakan sepeda motor. 

"Di tengah perjalanan, tepatnya di kebun sawit, pelaku menghentikan laju sepeda motornya secara mendadak sehingga korban terjatuh. Pelaku langsung mencekik korban dan memaksanya untuk melakukan hubungan intim," ujar Kapolsek. 

Beruntung, lanjut dia, aksi tersangka berhasil digagalkan karena korban melawan. Korban kemudian kabur melewati perkebunan singkong untuk mencari pertolongan. Ia kemudian melaporkan  peristiwa tersebut ke Polsek Denteteladas pada Senin, 13 September 2021.

"Usaha korban akhirnya berhasil setelah memukul pelaku dengan menggunakan pelepah pohon sawit yang mengakibatkan pelaku kesakitan," katanya. 

Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tulangbawang. Ia terancam Pasal 289 KUHPidana tentang tindak pidana perbuatan cabul dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait