nigeriapembantaianbokoharam

Korban Pembantaian Sadis di Nigeria Capai 110 Orang

Korban Pembantaian Sadis di Nigeria Capai 110 Orang
Pasukan keamanan Nigeria. (AFP)


Maiduguri (Lampost.co) -- Jumlah korban tewas serangan brutal terhadap sekelompok petani di wilayah timur laut Nigeria bertambah menjadi 110. Kelompok militan Boko Haram disebut Nigeria bertanggung jawab atas serangan tersebut.

 

Edward Kalon, koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Nigeria, mengatakan bahwa serangan terhadap petani di areal persawahan di desa Garin Kwashebe, negara bagian Borno, telah mencapai setidaknya 110 orang.

Baca juga: Boko Haram Kembali Bantai 43 Buruh Tani

Sebelumnya media lokal melaporkan angka korban tewas mencapai 44, dengan puluhan lainnya mengalami luka serius.

"Insiden ini merupakan serangan langsung terparah yang dilakukan terhadap warga sipil tahun ini," kata Kallon, dilansir dari laman Anadolu Agency pada Senin, 30 November 2020.

"Saya menyerukan agar para pelaku kejahatan keji ini diseret ke hadapan hukum," sambungnya.

Sejumlah perempuan diyakini telah diculik militan Boko Haram dalam serangan di Garin Kwashebe. Kallon mendorong pemerintahan Nigeria di bawah Presiden Muhammadu Buhari untuk segera mengambil tindakan tegas.

"Saya mengutuk keras pembunuhan terhadap para petani kami oleh kelompok teroris di Borno. Seluruh negeri terluka atas pembunuhan ini," ujar Buhari.

"Belasungkawa saya sampaikan kepada keluarga korban. Semoga arwah semua korban dapat beristirahat dengan tenang," sambungnya.

Menurut juru bicara Buhari, Garba Shehu, sang presiden juga menyebut pembantaian di Borno tersebut sebagai sesuatu yang "gila."

Turki juga turut mengecam serangan terhadap petani di Borno, dan sekaligus menyampaikan ucapan "belasungkawa mendalam" kepada keluarga dan kerabat korban.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait