#kecelakaankerja

Korban Kecelakaan Kerja di Perkebunan Sawit Mesuji hanya Terima Rp3 Juta

Korban Kecelakaan Kerja di Perkebunan Sawit Mesuji hanya Terima Rp3 Juta
Pegawai PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI), Dedi Hartono, hanya bisa terbaring lemah di atas kasur setelah mengalami kecelakaan kerja


Mesuji (Lampost.co) -- Pegawai PT Barat Selatan Makmur Investindo (BSMI), Dedi Hartono, hanya bisa terbaring lemah di atas kasur setelah mengalami kecelakaan kerja beberapa bulan lalu.

Ketua DPRD Mesuji, Elfianah menceritakan, Dedi merupakan pegawai harian lepas (PHL) yang tertimpa tandan sawit saat panen di kebun milik perusahaan tersebut. 

Warga Desa Fajar Indah, Kecamatan Panca Jaya, Mesuji itu hanya menerima bantuan Rp3 juta dari perusahaan. 

"Waktu berobat, BSMI yang tanggung semua. Pada Januari 2022, perusahaan memberi Rp2 juta dan Februari Rp1 juta," jelas Elfianah, Rabu, 23 Februari 2022.  

Baca: Disnaker Lampung Catat 237 Kasus Kecelakaan Kerja Selama 2021

 

Elfianah mengaku akan segera mengirimkan surat ke perusahaan dan Dinas Sosial Mesuji. 

"Kami akan surati perusahaan agar memberikan bantuan lebih, terutama untuk kebutuhan sehari-hari karena istri korban tidak bekerja dan memiliki satu anak yang masih kecil. Kami juga akan bersurat kepada Dinas Sosial untuk memberi santunan dan program apa yang bisa diberikan kepada korban dan anaknya. Mungkin didaftarkan program keluarga harapan (PKH) atau yang lainnya," tutur dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Mesuji, Najmul Fikri mengaku akan segera memanggil pihak perusahaan untuk meminta keterangan. 

"Kami akan segera panggil pihak perusahaan untuk klarifikasi," jelas dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait