#KorbanHanyut#KorbanTenggelam#PenemuanMayat

Korban Hanyut Terseret Ombak di Pesisir Barat Ditemukan

Korban Hanyut Terseret Ombak di Pesisir Barat Ditemukan
Korban hanyut di Pantai Pekon Gedungcahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat akhirnya ditemukan, Senin, 31 Mei 2021. (Foto: Yon Fisoma/Lampost.co)


Krui (Lampost.co) -- Korban hanyut di Pantai Pekon Gedungcahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat akhirnya ditemukan. Korban bernama Triyono (17), dinyatakan hilang setelah sebelumnya terseret ombak besar.

"Korban yang hilang terseret ombak besar saat mandi di laut Sabtu sore, 29 Mei 2021, sekitar pukul 16.00 WIB akhirnya ditemukan. Tryono ditemukan pagi ini, pukul 07.45 WIB," ujar Kapolsek Bengkunat, AKP Suhairi, Senin, 31 Mei 2021.

Tim gabungan bersama warga menemukan jasad korban di sekitaran perairan Pantai Siging, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, sekitar pukul 07.45 Wib, Senin 31 Mei 2021. Saat ditemukan korban sudah tewas atau meninggal dunia.

Ia mengatakan personel Polsek Bengkunat, Polres Lampung Barat telah mendatangi tempat penemuan mayat korban. Lokasi penemuantepatnya di sekitar area tambak udang Waygemuk, Pekon Sukarame, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat.

"Korban diketahui bernama Triyono bin Rasimin (17). Almarhum masih berstatus pelajar dan beralamat di Pemangku Sidorejo, Pekon Gedungcahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat," terangnya.

Ia menambahkan jasad korban pertama kali ditemukan oleh Tasmin, warga Dusun I Bandaragung, Pekon Sukarame, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat. Tasmin merupakan nelayan setempat yang hendak mencari ikan di laut.

"Sesampainya di perahu miliknya, saksi tersebut melihat sesosok mayat mengapung dan tersangkut di paralon yang menyalurkan air dari laut ke kolam tambak udang. Ia kemudian menghubungi aparat dan warga untuk mengevakuasi korban."

Selanjutnya korban dibawa ke UPT Puskesmas Ngambur guna dilakukan pemeriksaan dan visum. Berdasarkan keterangan petugas kesehatan tersebut, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada jasad korban.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait