#pencabulan#asusila#persetubuhan

Korban Dicekoki Minuman Keras Sebelum Dicabuli

Korban Dicekoki Minuman Keras Sebelum Dicabuli
Ilustrasi. Dok


Tanggamus (Lampost.co) -- Tiga remaja yang terlibat pencabulan dan atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang videonya viral diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tanggamus. Petugas menangkap RH (15), AD (17), dan MR (17), semuanya warga Kecamatan Kotaagung, Tanggamus, di rumahnya masing-masing.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Hendra Safuan mengungkapkan ketiga pelaku ditangkap berdasarkan laporan orang tua korban, MY (14), warga Kecamatan Kotaagung Barat, yang tidak terima atas perbuatan ketiga pelaku. Bahkan, video asusila tersebut beredar luas di masyarakat.

"Berdasarkan laporan orang tua korban, selanjutnya kami melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi serta alat bukti, ketiga pelaku kami amankan kemarin, Rabu, 14 September 2022,” kata Iptu Hendra Safuan, Kamis, 15 September 2022.

Kasat menjelaskan berdasarkan keterangan para pelaku, modus operandi dengan terlebih dahulu mencekoki korban dengan minuman keras. Kemudian, setelah korban tidak sadarkan diri selanjutnya dibawa ke salah satu ruangan di rumah rekan pelaku di wilayah Kecamatan Kotaagung Timur. Di sana terjadilah perbuatan tersebut dan salah satu pelaku memvideokan dan menyebarkan kepada temannya.

Baca juga: Viral, Video 3 Remaja Perkosa Pelajar SMP di Tanggamus

"Kejadian tersebut sebenarnya dilakukan mereka pada Juli 2022, namun sepekan terakhir viral dan orang tua korban mengetahuinya dan melapor ke Polres Tanggamus,” ujarnya.

Kasat menambahkan salah seorang pelaku berinisial RH merupakan teman dekat korban. RH dan dua rekannya membeli 4 botol minuman keras. Kemudian RH mengajak dua rekannya serta korban untuk melakukan persetubuhan secara bergantian. Saat itu juga salah satu pelaku memvideokannya.

"Sebelum kejadian mereka minum-minuman keras empat botol. Saat korban tidak sadarkan diri mereka melakukan tindakan asusila dan pelaku AD merekamnya,” ujarnya.

Ketiga pelaku dan barang bukti saat ini diamankan di Polres Tanggamus. Untuk ketiganya dikenai Pasal 81 Ayat (1) jo Pasal 76D UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, Pasal 29 UU No.44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 27 Ayat (1) UU RI No.11 Tahun 2008 tentang ITE.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara, namun penyidikannya mengacu UU Peradilan Anak,” katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait