#kokain#watwatgawoh

Kontainer Kokain

Kontainer Kokain
Dokumentasi Pixabay.com


PENINDAKAN hukum menjadi salah satu upaya aparat keamanan untuk menekan rasa aman di masyarakat. Namun, dalam setiap pengungkapan kasus tentu dengan upaya yang keras. Na unyinni hal mak buyun, tantu wat akibat mejalni (Semua hal yang tidak baik tentu mempunyai akibat buruk pula).
Seperti dua pria yang terperangkap dalam sebuah peti kemas penuh kokain akhirnya menelepon polisi untuk meminta bantuan. Polisi bersenjata datang, membuka pintu, dan kedua pria dengan penuh syukur menyerahkan diri dalam insiden di Antwerpen. 

Seperti disitir dari Mirror, kedua orang itu dilaporkan bertelanjang di tengah-tengah panas 40 derajat Celsius. Kondisi itu membuat mereka terpaksa melakukan panggilan ke layanan darurat. Api guwai kuti kidah di khang seno, senangun guwai mak buyun. Wat-wat gawoh (Memang apa tujuan kalian di sana, memang kerjaan tidak baik. Ada-ada saja). Polisi butuh dua jam untuk menemukan kontainer dan laporan mengatakan karyawan pelabuhan menyiramkan air ke para tersangka karena kepanasan. 

“Kedua pria berusia 24 dan 25 tahun itu masuk ke dalam kontainer pengiriman untuk mengeluarkan narkoba,” ujar seorang jaksa, seperti yang dilaporkan Telegraph.
Laporan lokal menunjukkan bahwa kokain yang ditemukan dalam peti kemas itu mungkin ratusan kilogram, tetapi jumlahnya belum dikonfirmasi oleh pejabat. Kedua pria yang ditangkap akan hadir di pengadilan Jumat ini dan ditahan.
 

EDITOR

Medcom.id

loading...




Komentar


Berita Terkait