#konjentiongkok#tiongkok#lampungpost

Konjen Tiongkok Apresiasi Tulisannya di Lampung Post

( kata)
Konjen Tiongkok Apresiasi Tulisannya di <i>Lampung Post</i>
Tulisan Konsul Jenderal tiongkok yang diterbitkan di Lampung Post.Dok.

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Konsul Jenderal Tiongkok di Medan Qiu Weiwei mengapresiasi Surat Kabar Harian Umum Lampung Post yang telah memuat tulisan terkait kunjungan kerja di Bumi Lampung beberapa waktu lalu. Tulisan bertajuk Bersama Membangun Masa Depan itu diterbitkan Lampung Post pada 22 Juni 2020, kemudian di-posting Konjen ke grup internasional.

Dalam tulisannya, tugas utama Konjen adalah mendorong pembentukan dan pengembangan hubungan persahabatan dan kerja sama di berbagai bidang antara provinsi dan kota-kota di wilayah kekonsuleran dengan provinsi dan kota-kota Tiongkok.

Qiu Weiwei menyebut Lampung dan Tiongkok memiliki hubungan sejarah yang panjang. Pada awal Dinasti Ming (abad ke-14), Lampung telah mengirim utusannya dan tercatat dalam sejarah Tiongkok. Memiliki letak geografis yang bagus, menghadap Laut Jawa di timur, Samudera Hindia di barat, dan Selat Sunda di selatan, merupakan pusat transportasi penting di Sumatera Selatan dan memiliki potensi besar untuk pengembangan.

Kondisi topografi Lampung yang berbeda juga telah menciptakan sistem ekonomi lokal yang beragam. Industri perikanan dan pertanian berkembang pesat, produk air berlimpah, tanaman, kelapa sawit, karet, dan perkebunan lainnya berkembang dengan baik. Begitu juga ekspor produk telah memberikan kontribusi besar bagi pengembangan ekonomi lokal.

Konjen menyebut Tiongkok dan Lampung memiliki kerja sama di berbagai bidang. Saat ini, Tiongkok merupakan salah satu sumber utama investasi di Lampung. Pada 2018, Tiongkok menempati urutan kedua di antara negara investasi asing di Lampung dan peringkat ketujuh di antara negara asal impor di Lampung.

Konsulat Jenderal Tiongkok bersedia bekerja dengan semua pihak untuk memperluas ruang kerja sama antara Lampung dan Tiongkok serta mendorong kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, budaya, iptek, pembangunan infrastruktur, dan lainnya untuk lebih meningkatkan kualitas.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar