#komunitas3petualang#objekwisata

Komunitas Petualang Lampung Kenalkan Objek Wisata

( kata)
Komunitas Petualang Lampung Kenalkan Objek Wisata
Komunitas Petualang Lampung. dok

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mengunjungi berbagai tempat wisata tentu menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tidak hanya menghabiskan waktu untuk berlibur, tapi juga  mengeksplorasi kekayaan alam yang tidak ada habisnya.

Hal itu juga yang dilakukan oleh Komunitas Petualang Lampung. Berawal dari hobi jalan-jalan mengunjungi tempat destinasi wisata di Lampung, dengan berkeliling satu tempat ke tempat lain hingga membentuk sebuah forum komunitas sebagai wadah untuk menyalurkan hobi berpetualang.

Founder Komunitas Petualang Lampung Rosihan Irsyad mengatakan, Lampung  sangat kaya wisata alam, baik darat maupun laut,  sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi para petualang untuk mengunjungi tempat-tempat destinasi wisata baik yang telah dikelola maupun yang masih tersembunyi.

" Lampung wisatanya sangat bagus, dan banyak. Salah satunya air terjun, dengan mengunjungi daerah-daerah wisata kemudian kita posting dimedsos  orang semakin banyak yang tahu, yang tadinya tidak terawat, belum dikelola alhamdulilah sekarang sudah tertata," kata Rosihan.

Menurutnya, komunitas yang terbentuk sejak tahun 2016, yang saat ini beranggotakan sebanyak 30 an orang, mereka rutin mengadakan open trip, yang diikuti oleh para anggota komunitas maupun umum.

Sebagi komunitas penjelajah, ia mengaku, ada  standar keamanan yang harus diikuti oleh para penjelajah, mulai dari fisik, perlengkapan bawaan hingga keamanan selama dalam perjalanan, begitu juga saat berada di lokasi wisata.

" Kami ada SOP nya, dan itu harus diikuti, demi keselamatan kita bersama selama melakukan petualangan," katanya.

Sebagai petualang, mereka tidak hanya sekedar berkunjung, mengeksplorasi pariwisata, tapi juga bagaimana ikut berkontribusi melestarikan kekayaan alam. Salah satunya menjaga alam, kebersihan dengan meningkatkan kesadaran para anggota selama perjalanan  berlangsung.

" Terutama di kawasan air terjun dan hutan, kami sangat mengimbau untuk tidak menebang pohon sembarangan, agar tetap lestari. Begitu juga dengan kebersihanya, jangan buang sampah sembarangan. Kalau tidak ada tempat sampah bawa pulang, dan buang sampah di rumah," saran dia.

Rosihin mengungkapkan, selain melakukan perjalanan menjelajah pariwisata di Lampung, kegiatan yang mereka lakukan diantaranya bakti sosial maupun kopi darat bersama anggota.

" Kalau ada bencana kami turun baksos, untuk kopdarnya kondisional,kami tidak mewajibkan setiap seminggu sekali, kadang sebulan sampai tiga bulan sekali," jelasnya.

Ia mengaku, saat ini masih banyak destinasi wisata di Lampung yang belum tersentuh oleh pemerintah, maupun investor, sehingga akses jalan untuk masuk sampai ke tempat tujuan  melalui medan yang sulit, ini justru menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk bisa sampai ke tempat tujuan. Salah satunya di air terjun tanah longsor yang berada di Kecamatan Padang Cermin Pesawaran. Meski sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan, namun akses untuk sampai ke tempat tersebut cukup sulit dan jauh.

"Kalau perjalanan  dan berapa lama ngetrip tergantung dengan akses dan jarak, kalau jalanya bagus cepat. Di Lampung ada banyak tempat wisata yang belum tersentuh, dan dikelola. Akses  masuk cukup sulit, walaupun sudah banyak yang datang berkunjung kesana," paparnya.

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar