#pencurian#dongkelrumah

Komplotan Pendongkel Rumah di Merbau Mataram Ditangkap Polisi

Komplotan Pendongkel Rumah di Merbau Mataram Ditangkap Polisi
Tiga tersangka pelaku pendokel rumah yang berhasil diamankan di Polsek Merbau Mataram, Lamsel. (Foto:Dok.Polsek Merbau Mataram)


Kalianda (Lampost.co) -- Tiga pelaku komplotan pencuri di Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, ditangkap polisi, Sabtu dini hari, 30 Juli 2022.

Ketiga orang yang ditangkap yakni MA (39) warga Desa Tanjungbaru, KU (18) warga Dusun Giriharjo I, dan NO (44) Warga Giriharjo II Kecamatan Merbau Mataram.

Kapolsek Merbau Mataram Iptu Benny Ariawan, Minggu, 31 Juli 2022,menjelaskan penangkapan terhadap komplotan tersebut dibantu Tekab 308 Polres Lampung Selatan.

Ketiga pelaku melakukan aksi pencurian di kediaman korban Aprianto (35) di Dusun Sukerjo, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Merbau Mataram, Senin 25 Juli 2022, sekitar pukul 04.30.

"Mereka beraksi melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Merbau Mataram," ujarnya.

Saat menjalankan aksi, pelaku masuk lewat pintu belakang rumah korban, dengan cara mendongkel jendela terlebih dahulu menggunakan obeng, lantas masuk dan mengambil barang berharga.

Pelaku berhasil menggasak harta korban berupa satu unit sepeda motor Honda GL Pro B-6200-SHX, satu unit telepon seluler Oppo F1s, satu unit TV LED Polytron, satu tas selempang warna coklat dan dua kartu ATM yakni BRItama dan BCA.

"Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Mapolsek," ujar dia.

Berdasarkan laporan korban, jajaran Polsek Merbau Mataram dan Tekab 308 Polres Lampung Selatan, lakukan penyelidikan terhadap aksi pencurian yang dilakukan komplotan tersebut.

"Penyelidikan langsung dilakukan dan membuahkan hasil dengan identifikasi para pelaku," kata dia.

Kemudian dilanjutkan dengan penangkapan pelaku MA di kediamannya dan berhasil amankan barang bukti berupa sepeda motor Honda GL Pro B-6200-SHX, tas selempang warna coklat dan dua kartu ATM BRItama dan BCA.

"Pelaku dan barang bukti berhasil diamankan dari kediamannya," katanya.

Selain barang bukti tersebut, polisi berhasil amankan satu unit sepeda motor Yamaha Vega, tiga  unit telepon seluler, 14 plat nomor kendaraan dan 8 pasang kaca spion sepeda motor.

"Hasil dari penggrebekan di rumah pelaku, diduga barang bukti ini hasil curian komplotan," ujarnya.

Dari hasil introgasi pelaku, saat melakukan aksi pencurian tidak sendirian, dilakukan bersama dua orang rekannya, lantas dilakukan penangkapan keduanya di kediamannya masing-masing.

"Semua pelaku berjumlah tiga orang, sudah diamankan," katanya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau curat.

"Masih di lakukan pemeriksaan untuk penyidikan lebih lanjut di Mapolsek," kata dia.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait