#jambret#hanura

Komplotan Jambret Asal Pesawaran Dihukum 3,5 Tahun Penjara 

Komplotan Jambret Asal Pesawaran Dihukum 3,5 Tahun Penjara 
Lampost.co/ Febi Herumanika


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang, memvonis Muhammad Fadli Alfian (18 tahun) warga Dusun Sebari, Kelurahan Harun, Kecamatan Teluk Pandang, Kabupaten Pesawaran, dengan pidana penjara selama tiga tahun dan enam bulan penjara, pada Rabu (8/5/2019). 
 
Hakim Ketua Sayahri Adanya mengatakan, terdakwa Muhammad Fadli Alfian bersama-sama dengan Romi alias Rohim dan Mat Yasir (belum tertangkap) pada Rabu 15 Agustus 2018 sekitar pukul 20.00 WIB merencanakan aksi pencurian di rumah Romi. 
 
Setelah sepakat untuk menjalankan aksi kejahatan ketiganya berangkat dari Padang Cermin Pesawaran dengan mengenakan dua sepeda motor tanpa pelat nomor polisi. Diperjalanan tepatnya di Jalan KH Ahmad Dahlan (turunan damri) Kecamatan Telukbetung Utara, terdakwa dan Mat Yasir melihat saksi korban Wiwit sedang dibonceng oleh saksi Thea Mitra mengendarai sepeda motor. 
 
Terdakwa dan Mat Yasir langsung memepet kendaran yang dikendarai oleh kedua korban. lalu Mat Yasir yang posisinya dibonceng oleh terdakwa menarik tas yang ada didepan saksi korban Wiwit. 
 
"Pelaku dan korban saling tarik menarik tas diatas motor, tidak berselang lama tali tas milik korban putus dan tas berhasil diambil pelaku," kata Hakim. 
 
Usai mengambil tas korban, terdakwa dan Mat Yasir melarikan diri. Korban dan rekannya yang berboncengan terus melakukan pengejaran. Pada saat melakukan pengejaran korban bertemu dengan rekan terdakwa yakni Romi yang bertugas mengawasi lokasi saat itu Romi menghampiri keduanya dan pura-pura bertanya 'ada apa mbak?' kedua korban pun menjawab jika dia tengah dijambret. "Saksi Romi pura pura membantu melakukan pengejaran terhadap penjambret tersebut," kata hakim. 
 
Diperjalanan para pelaku menguras isi tas korban, kemudian tas tersebut dibuang dipinggir jalan. Selanjutnya ketiga pelaku pulang ke daerah Hanura. 
 
Belum sampai dirumah masing-masing para pelaku menjual hp milik korban dan terdakwa pun mendapat hasil dari aksi pencurian sejumlah Rp300 ribu.

 

EDITOR

Febi Herumanika


loading...



Komentar


Berita Terkait