#pencurian#Curanmor

Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten Belasan TKP Ditangkap

Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten Belasan TKP Ditangkap
Dua pelaku curanmor lintas kabupaten yang diamankan petugas. Dok


Gunungsugih (Lampost.co) -- Tekab 308 Polres Lampung Tengah membekuk komplotan curanmor lintas kabupaten saat sedang mencari mangsa baru di Pasar Rumbia, Lampung Tengah. Dua pelaku yang ditangkap Candra (24), dan Reja (21) diketahui telah beraksi di 16 tempat kejadian perkara (TKP) di Lampung Tengah, Lampung Timur, dan Metro.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Edi Qorinas, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro menjelaskan awalnya petugas menangkap pelaku Candra, warga Kampung Sukacari Kecamatan Batang Hari, Lampung Timur, , Kamis, 4 Februari 2021, sekitar pukul 23.00 WIB. Penangkapan bermula informasi masyarakat yang menyebut pelaku adalah penghuni kontrakan yang gemar gonta-ganti sepeda motor.

Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan pengembangan. Hasilnya satu rekan Candra, RA alias Reja (21), warga Batanghari Nuban, Lamtim, ditangkap di Seputih Banyak, Jumat, 5 Februari 2021. Selanjutnya, Tekab 308 Polres Lampung Tengah mengamankan barang bukti di kontrakan pelaku di wilayah Bandar Mataram, Kampung Sumber Rejeki.

"Guna menutupi jejak, pelaku selalu berpindah-pindah tempat (kontrakan)," terang Edi Qorinas, Jumat, 5 Februari 2021.

Dari kontrakan pelaku di Bandarmataram, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat No Pol BE 3803 IL No rangka MH1JFP114FK743190, satu set kunci leter T, dan alat–alat sepeda motor dari hasil kejahatan.

Lebih lanjut Edi menerangkan, sepeda motor tersebut adalah hasil kejahatan pelaku pada Senin, 1 Februari 2021, sekitar pukul 18.30 wib, ketika korban salat Magrib di Masjid Kampung Rumbia Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah.

"Setelah pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan curanmor di beberapa wilayah," kata dia.

Pengakuan tersangka pada polisi, diantaranya pernah beraksi di enam TKP di wilayah hukum Polsek Seputih Surabaya dan sudah menjadi DPO. Kemudian di wilayah hukum Polsek Rumbia lima TKP, di wilayah hukum Polsek Seputih Banyak lima TKP. Selain itu kedua pelaku juga merupakan DPO Polres Lampung Timur, dan pelaku mengakui pernah beraksi di wilayah hukum Kota Metro.

"Selain berpindah-pindah, pelaku juga mengincar motor di parkiran masjid atau depan rumah," kata Kasat Reskrim.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait