#UstazMaaher

Komnas HAM Selidiki Penyebab Meninggalnya Ustaz Maaher

Komnas HAM Selidiki Penyebab Meninggalnya Ustaz Maaher
Ilustrasi/Media Indonesia.


Jakarta (Lampost.co) -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyelidiki penyebab meninggalnya ustaz Maaher At-Thuwailibi atau Soni Eranata. Maaher meninggal dalam Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 8 Februari 2021.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan penyelidikan itu bukan terkait dugaan penyiksaan di dalam sel. Melainkan, dugaan lambatnya penanganan terhadap penyakit yang diderita Maaher.

"Kita cek (ke polisi) sakitnya apa, kenapa tidak segera mendapat perawatan, dan macam-macam. Jadi, bukan unsur penyiksaan," kata Ahmad di Tjikini Lima, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Februari 2021. 

Ahmad memastikan Maaher meninggal bukan karena tindakan kekerasan oleh aparat kepolisian di ruang tahanan. Dia mengaku telah mendapatkan keterangan dari keluarga Maaher bahwa tidak ada kekerasan. Tersangka dugaan penghinaan itu disebut meninggal karena sakit. 

"Sama dengan keterangan polisi, (meninggal karena) sakit," ujar Ahamad.

Ahamd mengatakan pengecekan ke Polri dilakukan oleh anggota Komnas HAM bidang pemantauan dan penyelidikan Choirul Anam. Pihaknya tengah menggali informasi terkait ada tidaknya pelanggaran HAM saat Maaher sakit selama ditahan. Termasuk, tidak mengabulkan permohonan rujukan perawatan ke Rumah Sakit (RS) Ummi, Bogor, Jawa Barat. 

"Nah itu, (tidak mengizinkan rujuk ke RS Ummi) kita mau cek. Kenapa ada informasi seperti itu. Apa benar juga (informasi itu)," ujar Ahmad. 

Ahmad mengatakan pengecekan juga dilakukan ke Kejaksaan Agung. Sebab, Maaher sudah menjadi tanggung jawab Kejagung setelah Bareskrim Polri melimpahkannya bersama barang bukti pada Kamis, 4 Februari 2021. 

"Walaupun penahanannya tetap di Rutan Bareskrim, tetapi kan dia sudah menjadi tahanan Kejaksaan. Kenapa juga tidak segera mendapat perawatan dan lain-lain," ucap Ahmad. 

Ustaz Maaher meninggal sekitar pukul 19.45 WIB, Senin, 8 Februari 2021. Maaher disebut menderita penyakit radang usus akut, dan penyakit kulit.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait