#beritalampung#beritabandarlampung#unila

Komitmen Jaga Integritas Unila, Prof Lusmeilia Ikut Penjaringan Rektor

Komitmen Jaga Integritas Unila, Prof Lusmeilia Ikut Penjaringan Rektor
Prof Lusmeilia Afirani menyerahkan berkas pendaftaran pemilihan rektor universitas Lampung, Jumat, 25 November 2022. Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co): Prof. Lusmeilia Afriani menyerahkan berkas penjaringan pemilihan Rektor Unila 2023-2027, Jumat, 25 November 2022. Pada kesempatan itu, guru besar di fakultas teknik itu menyatakan siap menjaga integritas Unila.

Menurutnya, integritas adalah nilai dasar dari moralitas keilmuan akademik. Kemudian hal tersebut juga menjadi dasar menciptakan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan objektif.

Menurutnya, perempuan lebih terorganisir dalam memimpin sebuah perguruan tingga. Ia ingin Unila menjadi kampus yang mampu bersaing secara internasional.

"Menjadi pemimpin harus seperti guru, mampu menjadi tauladan, menciptakan gagasan, dan memberikan dukungan," ujarnya.

Hal tersebut juga menjadi alasannya menyerahkan berkas pendaftaran bertepatan dengan hari guru nasional. Sebab guru merupakan sosok yang memiliki jasa besar dalam peradaban bangsa.

Komitmennya itu telah dibuktikan selama menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unila. Ia berhasil membawa Unila masuk dalam kategori selalu hijau dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 selama 2 tahun berturut-turut.

Selama menjadi Ketua LPPM ia menyediakan skim riset Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) yang melibatkan dosen, mahasiswa serta mitra lain. Menurutnya, hal tersebut berdampak pada pencapaian IKU 2, IKU 3, dan IKU 6 Unila.

"Ini adalah bukti komitmen dan tanggung jawab saya sebagai bagian dari Unila," ungkapnya.

Sebelumnya Lusmeilia juga pernah menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Tekni Universitas Lampung, pada tahun 2005-2009, Dekan Fakultas Teknik Universitas Lampung pada tahun 2009-2013, dan sebagai Pj Wakil Rektor IV bidang kerjasama Universitas Lampung pada tahun 2015.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait