Covid-19

Kluster Keluarga Dominasi Penambahan Pasien di Metro

Kluster Keluarga Dominasi Penambahan Pasien di Metro
(Dok. Lampung Post)


Metro (Lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Gugus Tugas Covid-19 mencatat 26 kasus baru penambahan pasien positif Covid-19. Klaster keluarga mendominasi penambahan pasien positif di Kota Metro yang saat ini mencapai 345 orang hingga menyebabkan Metro kembali masuk Zona Merah.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro, Misnan mengatakan, ada peningkatan klaster keluarga dari 26 pasien positif. Dimana lebih dari separuhnya merupakan hasil tracing atau terpapar karena hubungan keluarga.

Dia menjelaskan, pasien 320 inisial RAK usia 22 tahun, warga Hadimulyo Barat, bekerja di Bea Cukai Batam. Saat ingin pulang ke tempat kerja melakukan rapid antigen mandiri dengan hasil reaktif. Kemudian swab dinyatakan positif pada 8 Januari.

"Lalu pasien 321, perempuan VA usia 23 tahun, warga Margorejo, merupakan anak dari pasien positif nomor 225. Pasien 322, perempuan SZ 48 tahun, warga Bantul, merupakan istri dari pasien positif nomor 228," kata dia, Senin, 11 Januari 2021.

Pasien 323, laki-laki usia 11 tahun warga Iringmulyo dinyatakan positif saat kontrol berobat ke salah satu RS, setelah dirapid reaktif dan diswab. Pasien 324 laki-laki, inisial M usia 25 tahun, diswab dengan hasil positif pada 9 Januari, setelah sebelumnya melakukan perjalanan dari Tanggerang.

Kemudian pasien 325, laki-laki TS usia 61 dan 326 perempuan CNA, merupakan suami istri asal Iringmulyo. Dinyatakan positif 9 Januari, setelah hilang penciuman pada 4 Januari. Keduanya melakukan perjalanan ke Sidoarjo, Jawa Timur pada akhir Desember.

"Pasien 327 laki-laki LKS usia 61 dan 328 perempuan TJG usia 63, warga Metro Timur juga merupakan pasangan suami istri. Pasien 329 perempuan IA usia 43 asal Tejoagung merupakan istri pasien positif nomor 264," kata dia.

Dia menambahkan, untuk pasien 330 perempuan 63 tahun juga merupakan istri pasien positif nomor 278. Selanjutnya pasien 331, laki-laki AL, warga Tejoagung, sebelum dinyatakan positif mengalami keluhan demam, mual, dan hilang penciuman.

Klaster keluarga kembali terjadi pada pasien 332 inisial I, 333 inisial W, 334 inisial RRP, dan 335 inisial MRI. Keempatnya tinggal serumah atau satu keluarga dengan pasien positif nomor 248. Pasien 336 laki-laki inisial DF usia 49 tahun, dinyatakan positif pada 9 Januari.

"Kemudian pasien 337, RM, istri dari pasien positif 323. Ada juga pasien 338 NL, 339 DA, 340 M, dan 341 SAP, merupakan anak dan cucu pasien positif nomor 254," ujar dia.

Selanjutnya pasien 342 inisial Y dan pasien 343 inisial PP merupakan anak pasien positif 241. Kemudian pasien 344 laki-laki usia 59 tahun inisial RD, dan pasien 345, perempuan AE, usia 34 tahun, keduanya dinyatakan positif setelah hasil swab keluar pada 9 Januari.

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait