#Ligainggris#Rasisme

Klub Manchester dan Merseyside Perangi Rasisme di Medsos

Klub Manchester dan Merseyside Perangi Rasisme di Medsos
Striker Manchester United, Marcus Rashford, adalah satu dari beberapa pemain di Liga Premier yang jadi korban pelecehan rasisme. Tim Keeton / POOL / AFP


Jakarta (Lampost.co) -- Klub Manchester United, Manchester City, Liverpool, dan Everton bergabung untuk mengutuk pelecehan rasial yang diderita oleh beberapa pemain, ofisial, dan pendukung di media sosial (medsos).

Pesepak bola Marcus Rashford, Axel Tuanzebe dan Anthony Martial dari United, Reece James dari Chelsea, Romaine Sawyers dari West Bromwich Albion, dan Alex Jankewitz dari Southampton termasuk di antara mereka yang menerima pelecehan rasis online dalam beberapa pekan terakhir.

Manchester United akan menjamu Everton pada Sabtu, 6 Februari 2021, dan City melakukan perjalanan ke Liverpool pada Minggu, 7 Februari 2021, dan perwakilan keempat klub bertemu dengan Wali Kota Greater Manchester dan Wilayah Kota Liverpool untuk menunjukkan solidaritas.

"Hari ini Manchester United, Everton, Manchester City dan Liverpool bersatu untuk mendukung Pekan Kesadaran Kejahatan Kebencian di Greater Manchester," kata klub dalam pernyataan bersama seperti dikutip Reuters, Sabtu, 6 Februari 2021.

"Kami mengutuk pelecehan rasis yang terus dialami oleh banyak pemain, ofisial, dan pendukung, yang terbaru di platform media sosial," kata pernyataan itu.

Pemain top Inggris termasuk kapten Liverpool Jordan Henderson dan mantan pemain internasional Karen Carney membahas pelecehan dan diskriminasi online dengan menteri pemerintah bulan lalu. Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA) mengatakan bahwa mereka yang mengirim pesan kasar harus dimintai pertanggungjawaban oleh pihak berwenang dan akun media sosial mereka diblokir.

"Kami bahu membahu mengatakan tidak ada ruang untuk rasisme, kebencian atau segala bentuk diskriminasi dalam permainan indah kami. Itu seharusnya tidak terjadi dan itu harus dihentikan," kata klub dan wali kota dalam pernyataan mereka.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait