#covid-19Lampung#isolasi

Klaim Biaya Isolasi Pemudik di Lampung Capai Rp18 Miliar

Klaim Biaya Isolasi Pemudik di Lampung Capai Rp18 Miliar
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana. Rabu, 9 Juni 2021. Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan total biaya yang digunakan untuk pemudik yang melakukan isolasi positif Covid-19 mencapai Rp18 miliar.

"Total klaim Rp18 miliar, jumlah tersebut sudah meliputi tempat isolasi, makanan pasien, obat hingga hotel jika pasien yang dirawat dalam hotel yang ditunjuk," ujar Reihana saat ditemui di Kantor Gubernur Lampung, Rabu, 9 Juni 2021. 

Ia juga mengatakan proses klaim dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung yang akan diteruskan pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurutnya dari 1.351 orang yang terkonfirmasi hasil mandatori cek, tersisa 72 orang lagi. "Beberapa lokasi isolasi sudah tak ada lagi pasien seperti di Tabek Indah dan Asrama Haji. Sementara di Hotel Negeri Baru Resort, Rumah Sakit Unila, dan Lampung Tengah masih ada beberapa pasien," katanya.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Lampung, Rudy Syawal Sugiarto mengatakan saat ini klaim yang diajukan Dinkes Provinsi Lampung masih dalam review Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Karena masih dalam proses dari BPKP, nantinya hasil dari BPKP akan dikirimkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk dana mana yang dikeluarkan oleh Dinkes dalam proses isolasi," jelasnya. 

Sebab, lanjutnya, persyaratan dari BNPB juga harus lengkapi data riviu dari BPKP. "Untuk pencairannya sendiri akan langsung tersalurkan melalui dana siap pakai dan langsung tersalurkan dan BPBD hanya sebagai regulator proses," tutup dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait