#beritalampung#beritapesawaran#retribusi#dermagaketapang

Kisruh Retribusi Dermaga Ketapang, Ini Jawaban Pemkab Pesawaran

Kisruh Retribusi Dermaga Ketapang, Ini Jawaban Pemkab Pesawaran
Para pelaku usaha tour trip menyampaikan aspirasi di Balai Desa Batu Menyan. Dok/Warga


Pesawaran (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten Pesawaran angkat bicara terkait penarikan retribusi Rp25 ribu bagi wisatawan yang hendak masuk ke Ketapang. Retribusi tersebut bakal diperuntukkan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga asuransi jiwa bagi para wisatawan.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Wisata Dispar Pesawaran Yudiana mengatakan, penarikan retribusi tersebut rencananya diperuntukan untuk pembangunan fasilitas umum di dermaga, mulai dari ruang tunggu, kebersihan sampai dengan asuransi jiwa bagi wisatawan yang berkunjung.

"Ini kan baru rencana dan sampai sekarang juga belum kita terapkan. Namun hari ini kita mendengar pendapat para pelaku tour trip yang merasa keberatan dengan jumlah uangnya. Tetap kami tampung aspirasi mereka dan sampai saat ini mereka masih rapat di balai desa," ujarnya. Selasa, 3 Januari 2023.

Dirinya juga mengatakan, penarikan retribusi itu juga diperuntukan bagi peningkatan PAD Pesawaran, karena selama ini PAD dari Pariwisata belum ada untuk Pemkab.

"Jadi dari Rp25 ribu itu, dibagi untuk retribusi perhubungan, kemudian retribusi pariwisata, lalu asuransi jiwa, kemudian untuk PAD desa juga ada, kemudian untuk pihak vendor yang akan menyiapkan segala fasilitas umum di dermaga," ujar dia.

Sementara itu Kepala Desa Batu Menyan Syahrozi mengatakan, pihaknya telah memberikan undangan kepada para tour trip yang ada terkait sosialisasi permasalahan ini, namun menurutnya dari undangan tersebut sebagian besar tidak ada yang hadir.

"Beberapa waktu lalu kan pak Kapolres datang saat akan kita gelar pembahasan ini, bahkan sampai dua jam kita menunggu para pelaku tour trip ini datang, tapi tidak ada yang datang, dan saat ini mereka merasa keberatan, seolah-olah tidak pernah kita beritahukan," kata dia.

"Ini kan baru uji petik saja, kalau mereka merasa keberatan ya kita siap duduk bersama untuk mencari jalan keluarnya, kita menampung segala aspirasi dari para pelaku usaha tour trip ini," katanya.

Sebelumnya, puluhan masyarakat dan pelaku usaha di sekitar dermaga Ketapang, Pesawaran, melakukan aksi damai dengan geruduk kantor desa setempat pada Selasa, 3 Januari 2023, pagi.

Salah satu warga, Hery mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap wacana penerapan pungutan kepada wisatawan diluar biaya paket wisata.

"Demo atas retribusi yang mau masuk ke Ketapang kena budget Rp25 ribu per kepala di luar paket wisata. Kami menolak karena wacananya nggak jelas ya, nggak tahu uangnya untuk apa," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait