#beritahaji#hajidanumrah

Kiai Mukri Khutbah Wukuf di Arafah

Kiai Mukri Khutbah Wukuf di Arafah
Khutbah tahun dibacakan tokoh asal Lampung, Prof. KH Mohammad Mukri. Dok


Makkah (Lampost.co): Seratusan ribu jemaah haji Indonesia tampak penuh khidmat mengikuti prosesi wukuf di Padang Arafah. Prosesi puncak haji dimulai dengan kumandang azan lantas disambung pembacaan khutbah.

Khutbah tahun dibacakan tokoh asal Lampung, Kiai Haji Mohammad Mukri. Salah satu anggota Amirul Hajj itu mengyampaikan khutbah berjudul "Haji Akbar dan Moderasi Agama dari Tanah yang Mulia."

Dalam khutbahnya, Kiai Mukri mengingatkan pentingnya berlaku lemah lembut kepada sesama serta membuang jauh perilaku yang tidak nir-tata krama, termasuk juga hati dan cara-cara yang keras dalam mengajak kepada kebaikan.

Alih-alih mendatangkan sesuatu yang diharapkan, sikap negatif ini justru akan semakin menjauhkan orang-orang baik di sekitar kita.

"Mari tebarkan aura menyejukkan dan kedepankan diskusi dengan kepala dingin untuk menyelesaikan berbagai hal dalam mewujudkan kemaslahatan bersama. Bersikap baik dan berperilaku positif sudah menjadi setengah dari kesuksesan kita meraih sesuatu," kata Kiai Mukri, di Arafah, Jumat, 8 Juli 2022.

Menurut Kiai Mukri, manusia selalu diingatkan oleh Allah swt untuk senantiasa menyadari adanya perbedaan penciptaan. Namun, perbedaan itu bukan hal yang lauak dipertentangkan.

Segala perbedaan, kata Guru Besar UIN Raden Intan Lampung itu, justru menjadi jalan untuk saling mengenal. "Terlebih di negara kita Indonesia yang sangat bineka dalam kebudayaan dan agama. Perlu untuk dirawat sehingga senantiasa damai dan rukun dalam kehidupan beragama, berbangsa, serta bernegara," terang Kiai Mukri.

Dalam rangka mewujudkan kehidupan harmoni, sudah semestinya manusia mengedepankan sikap moderat dalam segala hal, khususnya dalam beragama.

"Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama, yaitu melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemashlahatan umum, berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa."

Moderasi bergama harus terus disyiarkan ke seluruh penjuru dunia agar peradaban dan perdamaian dunia bisa terwujud.

"Dari Padang Arafah, mari kita ketuk pintu langit, memohon senantiasa turun rahmat ke muka bumi. Semoga perdamaian dunia bukan hanya mimpi dan toleransi serta saling menghargai selalu bersemi," pesan Kiai Mukri.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait