#obituari

KH Heryudin Yusuf Dikenal sebagai Sosok Penceramah Jenaka

KH Heryudin Yusuf Dikenal sebagai Sosok Penceramah Jenaka
KH Heryudin Yusuf. Dok/Ist


Bandar Lampung (Lampost.co) -- KH Heriyudin Yusuf merupakan penceramah kondang asal Lampung yang cukup dikenal sebagai penceramah yang jenaka, dan dekat dengan semua kalangan.

"Beliau adalah penceramah yang memberikan pengetahuan agama dengan mudah, memberikan ilmu dengan penyampaian yang jenaka dan mudah dipahami semua kalangan," kata salah seorang tetangga beliau, Ahmad Rifa'i, Jumat, 16 Juli 2021.

Baca juga: Ulama Karismatik Lampung KH Heryudin Yusuf Wafat

Sosok yang baik dan ramah ini sangat humanis serta peduli terhadap sesama, tak ayal tetangganya merasa kehilangan sosok yang sangat menginspirasi.

"Beliau sosok yang hebat, bisa ceramah dengan berbagai macam bahasa. Tetangga semua disayangi beliau, kami sangat kehilangan sosok almarhum," jelasnya.

Warga lain mengatakan, jika sosok ceria dan jenaka tak pernah luput dari pandangannya. Sehingga beliau dikenal juga sebagai sosok yang dekat dengan semua kalangan baik muda, dan tua.

"Inget saya beliau ada agenda ceramah di salah satu kabupaten, pulang dari ceramah langsung bagi-bagikan oleh-oleh ke tetangga. Beliau juga sering berikan pesan agama yang ringan namun sarat makna," kata Kohar kepada Lampung Post.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota, Ismail Zulkarnain, mengatakan KH Heryyudin Yusuf menghembuskan nafas terakhir pada Jumat, 16 Juli 2021, pukul 17.30 WIB. Almarhum meninggal karena sakit jantung di Rumah Sakit Bumi Waras.

Pria yang dikenal sebagai dai kondang di Lampung itu kini disemayamkan di kediamannya Jalan Raden Fatah, Kelurahan Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung.

Menurut Ismail, Herryudin Yusuf dikenal sebagai sesepuh dikalangan dai, ustad, dan ulama di Lampung. Sehingga, beliau dianggap sebagai guru dan sahabat.

"Kami jelas kehilangan seorang abang yang selalu istiqomah dari muda sampai akhir hayatnya dalam berdakwah. Saya 10 hari lalu bertemu dan bercanda dengan beliau. Ternyata itu pertemuan terakhir saya," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait