#unila

Ketua PN Pekalongan Lulus Program Doktor Hukum di Unila

Ketua PN Pekalongan Lulus Program Doktor Hukum di Unila
Ketua PN Kelas 1B Pekalongan Salman Alfarasi menyelesaikan program doktor di Unila, Senin 23 Mei 2022. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1B Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) Salman Alfarasi menyelesaikan studi program doktor hukum di Universitas Lampung (Unila).


Salman mengatakan, disertasi yang ia kerjakan memakan waktu lebih dari tiga tahun lantaran terkendala covid-19 dan juga terhambat kesibukannya sebagai praktisi hukum. Salman menulis disertasi berjudul Rekonstruksi Hukum Acara Perdata dalam Gugatan Sederhana Menuju Peradilan Modern yang Berkeadilan. 

"Dan terkendala juga karena saya sebagai praktisi hakim ini pindah-pindah. Juga ini ada kewajiban juga untuk menyelesaikan kuliah," katanya, usai ujian terbuka (promosi) di Gedung A Fakultas Hukum Unila, Senin, 23 Mei 2022.

Baca: Karomani Beberkan Capaian Unila 2 Tahun Terakhir

 

Ia mengeklaim, penelitiannya adalah penemuan baru yang sebaiknya diterapkan di undang-undang (UU). 

"Mudah mudahan penelitian saya ini diakomodir oleh DPR untuk menciptakan pembaruan hukum acara perdata," jelasnya.

Gelar doktor, kata Salman, hanya terdiri daru dua huruf. Namun, baginya itu adalah tanggung jawab berat, terlebih sebagai praktisi hakim 

"Sebagai ketua pengadilan tentunya saya harusmemberikan tanggung jawab gelar ini untuk pekerjaan saya maupun untuk keilmuan nantinya. Saya akan memberikan ilmu ini kepada siapa pun yang membutuhkan," tuturnya.

Sementara itu, Guru Besar Hukum Unila, Prof. Heriyandi menambahkan, tanggung jawab seorang doktor adalah memberikan ilmu kepada institusi. Dan yang paling berat adalah kepada masyarakat.

"Ini berat karena juga membawa moral, karena masyarakat akan berpikir seorang doktor akan pintar meski permasalahan masyarakat sangat kompleks," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait