Koronacoronaviruspengadilan

Ketua PN Kotabumi Positif Covid-19

Ketua PN Kotabumi Positif Covid-19
Ilustrasi. Google images


KOTABUMI (Lampost.co) - Klaster perkantoran penyebaran covid-19 di Kabupaten Lampung Utara semakin marak. Kali ini, virus korona menyasar Pengadilan Negeri (PN) Kotabumi.

Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, setidaknya ada empat pegawai yang terkonfirmasi covid-19. Satu di antaranya merupakan Ketua PN Kotabumi, Vivi Purnamawati.

“Ada empat pegawai PN (Pengadilan Negeri Kotabumi) yang terpapar virus korona,” kata Pelaksana Tugas Bupati Lampung Utara Budi Utomo dalam sidang paripurna penandatanganan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPABD) tahun 2020 di gedung legislatif, Rabu, 30 September 2020.

Menurutnya, saat ini Ketua PN Kotabumi sedang menjalani isolasi di Bandar Lampung. Sementara tiga pegawai lainnya diisolasi di Kompleks Islamic Center Kotabumi.

Juru bicara GGTP Lampura, Sanny Lumi, juga membenarkan sejumlah pegawai PN Kotabumi, terpapar covid-19.

"Ya benar. Keseluruhannya saat ini, tengah menjalani isolasi mandiri dan terdapat juga sebgaian di gedung Islamic Center Kotabumi," kata Sanny.

Menurutnya, saat ini ada 10 asus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampura. Dengan demikian, total kasus pasien positif ‎Covid-19 kini telah mencapai 108 kasus.

“Ada sepuluh kasus baru kembali ditemukan hari ini," imbuh Sanny. ‎

Sanny mengatakan, ke-10 pasien baru positif Covid-19 itu, seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Rinciannya, enam pasien berasal dari Kecamatan Kotabumi Selatan, tiga pasien dari Kecamatan Kotabumi, dan satu pasien dari Kecamatan Abung Selatan.

‎Sumber paparan virus terbagi ke dalam empat kelompok atau klaster‎. Keempat kelompok itu terdiri dari klaster Abung Selatan, klaster keluarga pegawai BUMN yang terlebih dulu dinyatakan positif, dan klaster Kotabumi Selatan.

‎‎"Jumlah ini, akan meningkat jika tidak ada kesadaran dari kita masing-masing, untuk menjaga kesehatan dalam menghadapi pademi ini," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait