#Pilkada#PilkadaBandarLampung

Ketua Komisi II: Bakal Jadi Perdebatan Panjang jika MA Tolak Gugatan Eva

Ketua Komisi II: Bakal Jadi Perdebatan Panjang jika MA Tolak Gugatan Eva
Rapat evaluasi persoalan Pilkada Lampung di Bukit Randu, Rabu, 3 Februari 2021. Lampost.co/Salda


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan Pilkada 2020 di Kota Bandar Lampung menarik perhatian nasional, dan menjadi perbincangan banyak pihak.

Ahmad menilai Pemilihan Wali Kota Bandar Lampung menjadi isu nasional terkait diskualifikasi pasangan calon (paslon) yang diputuskan setelah rakyat menyalurkan hak suara dengan selisih suara cukup jauh yakni hampir 60 persen.

Baca juga: Hari Ini DPR RI Evaluasi Pilkada Lampung

"Upaya hukum yang di MA kemarin untuk pilkada Bandar Lampung jika ditolak atau MA menguatkan keputusan KPU, akan cukup panjang lagi perbincangan," katanya dalam rapat evaluasi di Bukit Randu, Rabu, 3 Februari 2021.

Ia menambahkan ada empat daerah yang mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, satu paslon dari Bandar Lampung mencabut gugatannya pada sidang pendahuluan.

Baca juga: Kubu Yusuf Kohar akan Ajukan PK Atas Putusan MA

Turut hadir dalam rombongan Komisi II DPR dari Dapil Lampung, yakni Prasetyo Hadi dari Gerindra, Sri Gustina dari NasDem, Endro S Yahman dari PDIP, Hanan A Rozak, Zulkifli Anwar, Ahmad Muzani, dan Zulkifli Hasan, serta tujuh 7 orang staf.

Diketahui Komisi II DPR RI hari ini, Rabu, 3 Februari 2021, mengunjungi Lampung dengan agenda evaluasi Pilkada 2020 khususnya di Kota Bandar Lampung.

Agenda pertemuan dengan Ketua KPU Provinsi Lampung, Ketua Bawaslu Lampung, dan Ketua KPU kabupaten/kota yang melaksanakan pilkada serentak 2020.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait