#dprd#lamteng#lapasgunungsugih

Ketua DPRD Lamteng Dukung Pembinaan Ketrampilan di Lapas Gunungsugih

Ketua DPRD Lamteng Dukung Pembinaan Ketrampilan di Lapas Gunungsugih
Ketua DPRD Lamteng Sumarsono, saat berada di Lapas Gunung Sugih. (Foto:Dok.DPRD Lamteng)


Gunungsugih (Lampost.co)--Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah menyaksikan tiga orang narapidana teroris melakukan ikrar setia Pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Lapas kelas II Gunungsugih, pada 17 November 2022.

Ia meminta, kepada kepala lapas dan organisasi perangkat daerah untuk memeberikan dukungan dan pembinaan penuh terhadap para napiter teroris karena mereka sudah berniat dengan tulus kembali menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Alhamdulillah, Kalapas dan jajaranya sudah berhasil melakulan pembinaan terhadap tiga orang napiter terorisme, dengan pembinaan mereka sekarang telah kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Kita sama-sama saksikan, mereka sudah berikrar, di bawah kitab suci kita (Al-Qur'an), mencium bendera merah-putih dan berjanji setia pada pancasila, UUD 1945 dan NKRI harga mati," kata Ketua DPRD Lamteng, Sumarsono, 18 November 2022.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk mencari refrensi, sumber pengetahuan yang tidak dari satu sumber supaya dapat menjadi pembanding, agar tidak terjerumus pada aktivitas yang kontra dengan hukum di negara Indonesia. Pihaknya juga meminta, kepada masyarakat untuk memberikan ruang yang lebar bagi mereka nantinya saat kembali di tengah masyarakat.

"Setelah di lakukan pembinaan kepada mereka, mereka ini salah sumber. Mencari informasi dan pemahaman yang berkembang hanya dari satu sumber dan salah pula. Jadi menyusahkan diri sendiri, keluarga dan masyarakat," terangnya.

Pihaknya meminta Kalapas setempat berkoordinasi dengan OPD terkait untuk memberikan pembinaan kepada para napi, agar memiliki ketrampilan, sehingga saat kembali ke masyarakat mereka memiliki keahlian yang bisa dipergunakan.
 

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait