#demokrat#musda

Ketua Demokrat Lampung Ditunjuk Berdasarkan Jumlah Dukungan hingga Tawaran Program

Ketua Demokrat Lampung Ditunjuk Berdasarkan Jumlah Dukungan hingga Tawaran Program
Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron (tengah) bersama M. Ridho Ficardo (kanan) dan Edi Irawan Arief (kiri) dalam Musda V DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung, Selasa, 26 Oktober 2021. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pelaksanaan fit and proper test hingga penunjukan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Lampung belum dijadwalkan secara spesfik.

Deputi II  Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Jemmy Setiawan mengatakan, pelaksanaan agenda tersebut direncanakan paling lambat 14 hari sejak Musda V Partai Demokrat Lampung dilaksanakan, yakni Senin, 25 Oktober 2021, kemarin.

"Maksimal 14 hari (dari Musda). Sekarang masih menunggu kandidat. Mereka harus menyiapkan materi yang disampaikan," ujarnya, Selasa, 26 Oktober 2021.

Baca: Ridho dan Edi Disebut-sebut Sudah Kantongi Suara Minimal

 

Jemmy menjabarkan beberapa indikator penentu terpilihnya Ketua DPD Partai Demokrat Lampung. Di antaranya, jumlah dukungan suara, laporan pertanggung jawaban, hingga adu program dalam uji kelayakan dan kepantasan.

"Terutama nanti adu program dan membuat pakta integritas. Dalam kepemimpinan lima tahun, mereka (calon) mau berbuat apa?" katanya.

Ia memastikan pelaksanaan pemilihan Ketua DPD bakal berlangsung secara adil dan transparan.

"Yang pasti fair play," kata Jemmy.

Sementara itu, Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, usai berlangsungnya Pleno III Musda maka akan ditetapkan dua calon Ketua DPD Demokrat Lampung. Mereka adalah M. Ridho Ficardo dan Edi Irawan Arief.

"Keduanya sama-sama diusulkan ke DPP untuk fit and proper test," ujarnya usai Musda V Demokrat Lampung.

Menurutnya, pihak DPP sedang menyusun jadwal fit and proper test masing-masing calon. 

"Sekitar minggu pertama November 2021," paparnya.

Syarat minimal jumlah suara calon berdasarkan aturan organisasi adalah setidaknya 20% dari jumlah suara, yakni 18. Sehingga minimal calon harus mengantongi tiga dukungan suara yang terverifikasi.

"Sudah kita tuangkan ke berita acara, diverifkiasi dengan tim, dan dibacakan saat nanti fit and proprer test," katanya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait