#gununganakkrakatau#beritalamsel

Ketinggian Gunung Anak Krakatau Terus Bertambah 

Ketinggian Gunung Anak Krakatau Terus Bertambah 
Gunung Anak Krakatau. Dokumentasi Lampost.co


KALIANDA (Lampost.co)-- Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau di perairan selat sunda kembali tambah ketinggian menjadi 156,9 meter dari permukaan laut (mdpl). Dua pekan sebelumnya, gunung berapi yang belum lama ini erupsi dan timbulkan gelombang tsunami memiliki ketinggian 155 mdpl. 
 
Pesatnya pertumbuhan ketinggian disebabkan tekanan energi GAK masih sangat kuat. Sehingga dalam kurun waktu sekitar dua pekan ketinggian bertambah 1,9 meter. "Tekanan energi dari GAK masih sangat kuat," kata petugas pos pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Warno, Rabu (13/3/2019). 
 
Diketahui pertumbuhan GAK bertambah setelah tim turun kelokasi mengukur ketinggian secara langsung dua hari yang lalu. "Tim yang turun mengukur ketinggian GAK," ujarnya. 
 
Mantan petugas pos pemantau Gunung Lokon, Sulawesi Utara itu menjelaskan pascaerupsi yang ditimbulkan tsunami akhir Desember 2018 lalu, GAK terus alami peningkatan ketinggian. "GAK terus alami peningkatan pasca erupsi," ujarnya. 
 
Sebelum erupsi ketinggian GAK 338 mdpl, pasca erupsi ketinggiannya 110 mdpl, dua bulan setelah itu 155 mdpl dan saat ini 156,9 mdpl. "Secara visual diamati dari pos pemantau, tidak terlihat ketinggian secara signifikan. Ketinggian diketahui setelah tim datang ke lokasi," ujarnya. 
 
Aktivitas GAK sejak erupsi alami penurunan, hanya terjadi sesekali gempa vulkanik dalam dan dangkal dengan kegempaan low frekuensi. "Untuk status masih di level III yakni siaga dengan radius 5 km tidak boleh mendekat kawah," kata dia. 

 

EDITOR

Perdhana Wibysono

loading...




Komentar


Berita Terkait