#INFRASTRUKTUR#BERITALAMPUNGSELATAN

Ketebalan Proyek Jalan Rabat Beton di Bandanhurip di Lamsel Dipertanyakan

Ketebalan Proyek Jalan Rabat Beton di Bandanhurip di Lamsel Dipertanyakan
Proyek peningkatan jalan ruas Desa Bandanhurip - Bandanpurwo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang dipertanyakan sejumlah masyarakat setempat, Senin 15 November 2021. (Lampost.co/Armansyah)


Kalianda (Lampost.co) -- Proyek peningkatan jalan ruas Desa Bandanhurip - Bandanpurwo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, dipertanyakan warga setempat. Sebab, proyek pembangunan jalan dengan konstruksi beton itu diduga adanya pengurangan volume. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, proyek pembangunan jalan rabat beton itu dikerjakan CV. Triana Karya Mandiri. Peningkatan jalan tersebut menggunakan dana APBD 2021 senilai Rp1,5 miliar.

Menurut warga setempat yang enggan namanya disebutkan, ia bersama masyarakat setempat bersyukur ruas jalan tersebut tahun ini ditingkatkan menjadi konstruksi beton. Namun, ia menyayangkan ketebalan jalan rabat beton itu diduga tidak sesuai RAB.

"Alhamdulillah, kami sangat senang ruas jalan desa kami ditingkatkan menjadi beton tahun ini. Tapi, kami meragukan ketebalan badan jalan," kata dia, Senin 15 November 2021.

Menurutnya, pihak kontraktor diduga sengaja memasang papan bekisting-nya ukuran 15 cm di bawah badan jalan yang sudah diratakan dengan material sabes. Dengan pemasangan seperti itu, ia menilai ketebalan jalan tidak sama dengan bekisting.

"Kalau bekisting-nya dipasang dibawah badan jalan, artinya ketebalannya enggak sampai 15 centimeter dong. Sebagian juga saya perhatikan bagian tengah dasar badan jalan terlihat lebih tinggi ketimbang bagian sisi jalan," kata warga Dusun Bandanpurwa itu.

Sementara itu, Pengawas UPTD Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas, Ujang Sanjaya dirinya telah menegur pihak pelaksana proyek jalan terkait pemasangan bekisting tersebut. Bahkan, ia mengakui jika ada beberapa titik bekisting dipasang dibawah badan jalan.

"Iya, itu sudah saya tegur langsung ke pelaksananya. Jawaban mereka hanya iya iya saja. Kemudian, mereka beralasan papan bekisting terangkat karena tidak rata," kata dia.

Secara kontruksi, kata Ujang, papan bekisting itu seharusnya dipasang diatas badan jalan yang sudah diratakan. Sehingga, ketebalan badan jalan sama memiliki ukuran 15 centimeter.

"Sesuai RAB, Proyek jalan itu memiliki sepanjang 1.496 meter dengan kelebaran 4 meter serta ketebalan 15 centimeter. Secara umum bagus pengerjaannya, hanya kurang pada ketebalannya saja," kata dia. 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait