#covid-19#viruscorona#viruskorona#protokolkesehatan

Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Bisa Dorong Perekonomian

( kata)
Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan Bisa Dorong Perekonomian
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Dok. Istimewa

Jakarta (Lampost.co) -- Kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan virus korona (covid-19) perlu dibangun secara kreatif karena diyakini bisa menggerakkan ekonomi di tengah pandemi covid-19.

"Kesadaran individu perlu ditumbuhkan segera lewat sejumlah kreativitas warga dan pemerintah agar ekonomi rakyat bisa bergerak di masa pandemi covid-19," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.

Rerie, sapaan akrabnya, menyebut peningkatan kesadaran itu bisa melalui berbagai cara. Misalnya, sosialisasi membiasakan menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun di tingkat rukun tetangga (RT)/rukun warga (RW) secara kreatif.

"Bisa lewat peragaan langsung, mengingatkan lewat lagu, atau bentuk kreativitas lainnya," ujar politikus Partai NasDem itu.

Usulan itu, kata Rerie, untuk menyikapi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi sampai dua pekan ke depan. Menurut Rerie, masyarakat Jakarta belum sepenuhnya menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, masa PSBB transisi tahap pertama di Ibu Kota kurang maksimal. "Tiga hal itu dulu saja. Cuci tangan, jaga jarak, dan pakai masker dijadikan kebiasaan baru warga," ujarnya.

Dia yakin sosialisasi dengan cara kreatif lebih manjur diterima masyarakat. Apalagi, jumlah kasus covid-19 di Jakarta masih cukup tinggi.

Menurut dia, perekonomian bisa kembali bergerak bila seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah, kata Rerie, berusaha menjaga ekonomi agar tidak terlalu merosot. Targetnya adalah mempertahankan di skenario minus 0,4 hingga satu persen.

"Saya kembali mengajak bukan hanya warga DKI Jakarta bekerja sama konsisten menjaga kesehatan agar ekonomi bisa bergerak," katanya.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar