#Narkoba#Lamteng#kerugian

Kerugian Pengguna Narkoba Lamteng Ditaksir Capai Rp11,5 Miliar Sebulan

Kerugian Pengguna Narkoba Lamteng Ditaksir Capai Rp11,5 Miliar Sebulan
Pengguna narkoba di Lampung Tengah diperkirakan mencapai 11 ribuan dengan potensi kerugian akibat narkoba mencapai Rp11,5 miliar per bulan.  BNN akan dirikan kantor di Lamteng. (Foto:Lampost/Wahyu)


Gunungsugih (Lampost.co)--Pengguna narkoba di Lampung Tengah diperkirakan mencapai 11 ribuan dengan potensi kerugian akibat narkoba mencapai Rp11,5 miliar per bulan. 

Hal ini disampaikan Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigpol Edi Swasono, saat berkunjung ke Lamteng, Rabu, 13 Oktober 2021. 

Kedatangan Kepala BNN Lampung disambut Bupati Lamteng Musa Ahmad beserta unsur forkopimda yang lain. 

Menurut Brigpol Edi Swasono dalam pertemuan di Nuwo Balak, Gunungsugih, Lamteng, berdasarkan angka perkiraan yang disesuaikan dengan jumlah penduduk, pengguna narkoba di Lamteng mencapai 11.531 orang (prevalensi 0,946 LIPI BNN 2019).


"Kerugian pengguna narkoba di Lampung Tengah di perkirakan mencapai Rp11,5 miliar per bulan. Ini menunjukkan peredaran narkoba di Lampung Tengah tinggi sekali, " kata dia. 

Edi menyebut BNN sudah melakukan langkah-langkah pemberantasan secara maksimal, membuat tempat rehabilitasi bagi pemakai dan pembangunan kantor sehingga koordinasi lebih cepat.

"InsyaAllah kita akan membangun kantor di Lampung Tengah. Hari ini kita  tinjau kantor di SeputihJaya, Gunungsugih," kata dia. 

Kepala BNN juga mengajurkan Pemerintah Daerah agar mempunyai tempat rehabilitasi  bagi pemakai narkoba, terutama di Rumah Sakit Daerah, sehingga nantinya penanganan bisa maksimal. 

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad yang menyambut kedatangan Kepala BNN bersama rombongan mengatakan Pemda Lamteng siap menyediakan tempat rehabilitasi. RSUD Demang Sepulau Raya sudah memiliki fasilitas rehabilitasi itu. Sedangkan kantor BNK Lamteng juga sudah disiapkan di SeputihJaya, Kecamatan Gunungsugih. 

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait