Penganiayaanpenusukan

Seorang Pemuda Kena Tiga Tusukan di Pesta Pernikahan

Seorang Pemuda Kena Tiga Tusukan di Pesta Pernikahan
Penusukan. Ilustrasi


Krui (Lampost.co) -- AS (17) warga Pekon Pelitajaya, Kecamatan Pesisir Selatan, menjadi korban penganiayaan saat organ tunggal acara resepsi pernikahan di Pekon Tanjungsetia, Pesisit Barat. Dia mengalami tiga tusukan dalam keributan dengan empat pelaku.

Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu Hasbulloh, menjelaskan perkelahian antarpemuda terjadi saat pesta organ tunggal di hajatan pernikahan, warga di Pekon Tanjungsetia Kecamatan Pesisir Selatan.

"Dalam keributan terjadi penusukan dan korban mengalami tiga luka tusuk," kata Kapolsek, saat dihubungi melalui telepon, Selasa, 26 Januari 2021. 

Atas perisitwa tersebut, pihaknya pun meringkus empat pelaku. Sementara korban saat ini masih dalam perawatan di RSUD Alimudin Umar. Selain itu, gelaran pesta itu juga turut melanggar protokol kesehatan. Atas hal itu, Kapolsek pun merasa kecolongan.

Sebab, di masa pandemi covid-19 ini di wilayah tersebut terbilang aman dan tidak ada kegiatan kerumunan massa, seperti pesta organ tunggal saat ada hajatan pernikahan. Namun, ternyata terdapat satu kegiatan yang melanggar protokol kesehatan, bahkan hingga menimbulkan korban. 

"Peratin (kepala desa) Pekon Tanjungsetia dan sahibul hajat acara itu kami periksa, karena tidak ada pemberitahuan. Sebab, kegiatan seperti itu memang gak boleh total. Maklumat Kapolri tak mengizinkan menggelar hajatan dan ada organ tunggal," ujarnya.

Menurutnya, lokasi hajatan yang berada di pinggir pantai membuat kegiatan itu pun tidak terpantau petugas. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait