#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritametro

Kerabat Pasien 19 Metro Yang Meninggal Dunia Ditracking

( kata)
Kerabat Pasien 19 Metro Yang Meninggal Dunia Ditracking
Wali Kota Metro Achmad Pairin. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co): Tim medis Kota Metro akan melakukan tracking terhadap sejumlah kerabat yang telah melakukan kontak erat dengan pasien 19 yang meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19.

Wali Kota Metro Achmad Pairin mengatakan pihaknya beserta tim medis akan melakukan tracking untuk mengetahui dan dapat meminimalisir adanya penambahan pasien Covid-19.

"Iya, ada beberapa orang yang akan di tracking. Tapi berapa jumlahnya saya belum dapat dikonfirmasi. Bisa jadi ada kemungkinan akan mengalami tambahan lagi yang akan di tracking," kata dia, Rabu, 16 September 2020.

Baca juga: Warga Metro Meninggal Akibat Covid-19 Usai Dijenguk Anak dari Jakarta

Menurutnya, selain melakukan tracking ke kerabat pasien yang meninggal tersebut, tim medis juga akan menetralisir kediaman almarhum.

"Jadi rumahnya nanti akan kita semprot disinfektan, dan akan melakukan rapid tes terhadap beberapa kerabat yang selama 14 hari terakhir menjalin kontak langsung. Sehingga jangan sampai membahayakan bagi keluarga lainnya," kata dia.

Tak luput dari perhatian, dia juga kembali mengingatkan agar masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Yaitu pertama dengan sering mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan olahraga secara rutin.

"Dengan olahraga secara rutin, diharapkan dapat meningkatkan stamina dalam tubuh. Sehingga ketua virus ini masuk ke tubuh seseorang, maka ia tidak sakit," ujar dia.

Diketahui hingga saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Metro mencapai 19 orang. Dari jumlah tersebut dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia yaitu pasien 09 dan pasien 19.

Sementara itu untuk pasien 01 sampai dengan 08 telah dinyatakan sembuh. Untuk pasien 10 sampai dengan pasien 18 sedang menjalani isolasi mandiri. 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...


Berita Terkait



Komentar