#beritalampung#depresi#anggotapolri

Kepergian Brigpol Angga Meninggalkan Luka Mendalam Bagi Keluarga

Kepergian Brigpol Angga Meninggalkan Luka Mendalam Bagi Keluarga
Iptu Edi Pamungkas, ayah almarhum Brigpol Angga Kurniawan. Lampost.co/Andi


Bandar Lampung (Lampost.co): Iptu Edi Pamungkas tak kuasa menahan kesedihan atas kepergian putra sulungnya Brigpol Angga Kurniawan yang meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung pada Selasa, 10 Maret 2020 malam.

Dengan mengenakan pakaian berwarna hitam dan kopiah, Edi terlihat sedang menyambut dan bersalaman dengan para pelayat yang datang ke rumah duka di Jalan Kebersihan, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Para pelayat yang datang pun nampak menenangkan Edi atas kepergian putranya untuk selamanya. Bapak enam anak ini pun terlihat tegar dan ikhlas atas peristiwa yang telah terjadi kepada anaknya.

Tak hanya menyambut pelayat, ia juga terlihat mengatur kendaraan mobil ambulan dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung serta menyempatkan diri berbincang-bincang dengan awak media yang sejak pagi sudah menunggu.

Kepada awak media cetak dan elektronik, Edi menceritakan, bermula saat dirinya sedang berada di rumah. Ketika itu sekitar pukul 15.00 WIB, putranya tersebut menghubunginya via telepon.

"Dia bilang katanya sakit perut dan meminta saya untuk datang ke rumahnya. Mendapat kabar itu, saya langsung bergegas ke rumahnya. Karena waktu dia telepon itu suaranya seperti gemetar," ujarnya, saat ditemui di rumah duka, Rabu, 11 Maret 2020.

Sesampai dikediaman almarhum, Edi mengaku terkejut melihat kondisi anaknya yang sudah tergeletak. Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIB. Ia membawa putranya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

"Di Rumah Sakit Bhayangkara sempat dirawat di ruang IGD dan sempat dipindahkan ke ruang lain. Disana kondisinya seperti sudah mulai membaik. Bahkan dia ini sempat bulak-balik ke kamar mandi," ujarnya.

Baca juga:

Ayah Brigpol Angga Bantah Putranya Meninggal Bunuh Diri

Usai diperiksa dan diberikan obat, lanjut Edi, almarhum mulai tertidur. Ia menduga anaknya tertidur karena efek obat yang diberikan oleh dokter dan perawat.

"Tapi saya curiga, kenapa dia ini tidur kaya nggak ada napasnya. Kemudian saya cek denyut nadinya tapi sudah nggak ada. Lalu saya panggil dokter dan perawat. Terus mereka bilang sudah meninggal, itu sekitar pukul 22.00 WIB," kata dia.

Sementara itu, Ujang mantan mertuanya mengatakan, sosok Brigpol Angga Kurniawan merupakan orang yang lugu dan baik kepada keluarga dan para tetangganya.

"Dia ini orangnya baik, tapi dulu mantu saya ini pernah di rehabilitasi. Karena dia ini kan pernah depresi. Tapi saya kurang tahu depresinya kenapa, yang jelas dia ini orangnya baik dan lugu," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait