#uefa#sepakbola

Kepastian Liga Domestik Eropa Ditunggu hingga Akhir Mei

( kata)
Kepastian Liga Domestik Eropa Ditunggu hingga Akhir Mei
Logo Liga Europa. (Robert Michael/AFP)


Jakarta (Lampost.co) -- Kompetisi domestik di sejumlah negara Eropa dihentikan sejak pertengahan Maret lalu karena pandemi virus korona atau covid-19. Badan Sepak Bola Eropa, UEFA, meminta federasi-federasi anggotanya menginformasikan kelanjutan nasib kompetisi domestik paling lambat pada 25 Mei mendatang mengingat harus mempersiapkan kompetisi Eropa 2020-2021.

Kebanyakan kompetisi domestik negara-negara Eropa ditangguhkan sejak pertengahan Maret lalu demi menekan penyebaran covid-19. Di sisi lain, UEFA juga harus memikirkan kelangsungan berbagai kompetisi Eropa musim depan (2020-2021).

Sebelumnya, UEFA mendesak para anggotanya untuk segera merampungkan kompetisi domestik di atas lapangan. Tapi terkini, UEFA bisa memaklumi itu tidak terjadi karena adanya sejumlah kendala, termasuk aturan pemerintah yang ingin memperpanjang masa karantina wilayah atau lockdown.

Dalam suratnya kepada 55 federasi anggota, Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan kompetisi domestik boleh selesai lebih cepat. Kendati demikian, UEFA butuh nama klub yang maju ke Liga Champions dan Liga Europa musim depan.

"Asosiasi nasional dan liga-liga harus menjelaskan kondisi mereka ke UEFA pada 25 Mei 2020. Itu dilakukan terkait rencana kelanjutan kompetisi domestik, termasuk tanggal dan format yang dipakai," kata Ceferin dilansir dari Reuters, Selasa, 28 April 2020.

"Jika ada kompetisi domestik harus dihentikan lebih awal, UEFA meminta anggota menjelaskan alasannya dan menentukan wakil mereka untuk kompetisi Eropa musim 2020-2021 lewat perhitungan musim sebelumnya," ujarnya.

UEFA juga sudah menunda Piala Eropa (Euro) 2020 untuk menekan perluasan pandemi virus korona dan memberi kesempatan kompetisi domestik agar bisa selesai. Tapi, penyebaran covid-19 yang makin memburuk membuat rencana itu gagal terlaksana.

Sejauh ini, Belgia dan Belanda memutuskan menghentikan kompetisi domestik lebih awal. Belgia melakukannya karena mayoritas klub di sana terancam krisis finansial, sedangkan Belanda harus mengikuti anjuran pemerintah yang memperpanjang masa karantina wilayah hingga 1 September.

Bundesliga (Jerman), Seri A (Italia), dan Liga Primer Inggris berkeras untuk menyelesaikan musim 2019-2020 di atas lapangan. Sementara itu, Ligue 1 (Prancis) berpotensi besar terhenti dalam waktu dekat ini karena adanya perpanjangan masa karantina wilayah.

EDITOR

Medcom

loading...


Berita Terkait



Komentar