#KORUPSI

Kepala Kampung Terdakwa Korupsi Rp491 Juta Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Kepala Kampung Terdakwa Korupsi Rp491 Juta Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
Ist


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Kampung (Kakam) Gedung Ratu, Kecamatan Anak Ratu Aji, Lampung Tengah, dituntut 2 tahun dan enam bulan penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Faris Afify menyatakan terdakwa terbukti melanggar  Pasal 3 Jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf a dan b Ayat (2) dan Ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI Nomor  20 Tahun  2001 tentang Korupsi.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, selama dua tahun enam bulan penjara," ujar JPU saat membacakan tuntutan, Rabu, 12 Oktober 2022.

Sanjaya juga dituntut membayar denda Rp50 juta subsider tiga bulan penjara.

Selain itu, Sanjaya dituntut membayar uang pengganti kerugian negara Rp491 juta, dengan ketentuan apabila  tidak membayar kekurangan uang pengganti tersebut  maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Jika tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut dipidana dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 3 bulan.

Hal yang memberatkan terhadap tuntutan terdakwa yakni, perbuatannya menyebabkan pembangunan di Kampung Gedung Ratu menjadi terhambat, tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, belum mengembalikan kerugian keuangan negara Rp491 juta.

"Faktor yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan  menyesali perbuatannya," kata dia.

 

EDITOR

Deni Zulniyadi


loading...



Komentar


Berita Terkait