#penganiayaan

Kepala Calon Anak Tiri Ditenggelamkan ke Drum Isi Air, Pelaku: Untuk Ritual

Kepala Calon Anak Tiri Ditenggelamkan ke Drum Isi Air, Pelaku: Untuk Ritual
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Nova (40), warga Kelurahan Bukit Kemiling Permai, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap anak pacarnya bernama Usman, yakni JS (7). Dari hasil pemeriksaan, Nova mengaku tega menenggelamkan kepala anak yang masih berumur tujuh tahun itu ke dalam drum berisi penuh air untuk ritual.

Ritual itu diyakininya bisa memanggil sang ayah korban karena sudah delapan bulan tidak dapat dihubungi. 

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Devi Sujana mengatakan, pelaku mengaku kesal kepada Usman yang tidak bisa dihubungi selama berada di Jambi. Penganiayaan itu dilakukan sejak sebulan terakhir. 

"Katanya sebagai ritual untuk memanggil bapaknya," kata Kasat, Jumat, 5 November 2021.

Baca: Jadi Tersangka, Calon Ibu Tiri Penganiaya Anak Pacar Ditahan

 

Pelaku mengaku gusar atas sulitnya kontak tersebut. Ia pun kerap melampiaskan kekesalannya kepada calon anak tirinya tersebut.

"Ayah korban mengaku bekerja di salah satu perusahaan tambang," katanya.

Pelaku dijerat Pasal 80 Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Kemudian Pasal 44 KUHP tentang kekerasan dalam rumah tangga ancaman paling lama lima tahun penjara dan denda paling banyak sebesar Rp5.000.000.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait