#Kesehatan#VirusKorona

Kepala BNPB Minta Masyarakat Tidak Mudik

Kepala BNPB Minta Masyarakat Tidak Mudik
Kepala BNPB Doni Monardo mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 September 2020. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay


Jakarta (Lampost.co) -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengingatkan masyarakat agar tidak mudik Lebaran 2021. Warga diminta merayakan Idulfitri 1442 Hijriah di rumah masing-masing.

"Pandemi covid-19 belum berakhir dan potensi penularan dari mobilitas manusia pada hari raya dan libur nasional sangat tinggi,” kata Doni dalam keterangan tertulis, Sabtu, 17 April 2021.

Menurut dia, pemerintah berupaya mencegah kasus covid-19 melambung kembali. Pasalnya, tenaga kesehatan masih berjibaku menangani 100 ribu lebih kasus aktif covid-19. Per Sabtu, 17 April 2021, kasus positif di Indonesia mencapai 1,6 juta dengan tambahan 5.041 kasus baru.

“Kita tidak ingin pertemuan silaturahmi berakhir dengan hal yang sangat tragis. Kehilangan orang-orang yang kita sayangi. Kehilangan orang-orang yang kita cintai. Jangan sampai terjadi," kata Doni.

Donji menegaskan meski larangan mudik berlaku 6-17 Mei 2021, bukan berarti sebelum atau sesudah rentang waktu ini warga diperbolehkan bepergian. Masyarakat diharap memahami ketentuan ini ditetapkan pemerintah untuk pencegahan covid-19.

Aturan pelarangan mudik tertuang pada Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah. SE ini dikeluarkan pada 7 April 2021.

Melalui SE itu, Doni meminta masyarakat mau bekerja sama. Doni mengingatkan masih ada 17 persen masyarakat Indonesia yang sampai sekarang tidak percaya dengan covid-19 serta menganggapnya sebagai rekayasa serta konspirasi.

"Unsur pimpinan baik di pemerintahan termasuk TNI/Polri dan tokoh masyarakat, juga khususnya kepada ulama, mari memahami tentang covid-19 ini dan menyampaikan kepada masyarakat,” jelas Doni.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait