#jtts#kendaraanodol

Kendaraan ODOL akan Ditolak Masuk JTTS

Kendaraan ODOL akan Ditolak Masuk JTTS
Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera melakukan tindakan terhadap kendaraan ODOL. Dok Hutama Karya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Lampung siap menjalankan peraturan pemerintah untuk menolak masuknya kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) di jalan tol. 

General Manager PT Hutama Karya Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar, Hanung Hanindito, mengatakan larangan masuknya kendaraan ODOL di tol sesuai Undang-undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, PP 15/2005 tentang jalan tol, PP 55/2012 tentang kendaraan, dan PP 74/2014 tentang angkutan jalan. 

"Di semua peraturan itu seluruhnya sangat jelas mengenai batasan dan aturan kendaraan. Kami menjalankan seluruh peraturan yang ditetapkan tersebut. Kami mendukung dan ikut turut serta menjalankan program pemerintah yang sudah dicanangkan mengenai Indonesia bebas ODOL 2023," kata Hanung, Senin, 15 Maret 2021.

Sebelumnya sesuai dengan data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI periode Januari-Desember 2020 di Lampung tercatat ada 2.331 kendaraan diperiksa mengenai daya angkut yang melebihi kapasitas, over dimensi, dokumen yang tak lengkap dan tata cara muat. Hasilnya 1.023 kendaraan melakukan pelanggaran dan 1.308 kendaraan tidak melakukan pelanggaran.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait