#sekolah#BobbyNasution

Kenang Masa Sekolah, Wali Kota Medan Bobby Nasution Sambangi SMAN 9 Bandar Lampung

Kenang Masa Sekolah, Wali Kota Medan Bobby Nasution Sambangi SMAN 9 Bandar Lampung
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menyambangi SMAN 9 Bandar Lampung, Jumat, 27 Mei 2022. Lampost.co/Asrul


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menyambangi SMAN 9 Bandar Lampung, Jumat, 27 Mei 2022. Di sela kunjungannya ke Lampung dalam rangka HUT ke-22 Apeksi, Bobby menyempatkan diri mengenang tempat masa sekolah dulu.


Menantu Presiden Joko Widodo itu, tiba di SMAN 9 sekitar pukul 13.30 WIB, mengenakan batik berwarna merah dan celana hitam. Kedatangannya langsung disambut salah satu satpam sekolah, yang ia kenal selama tiga tahun mengenyam pendidikan di Kota Tapis Berseri pada 2006--2009.

Selanjutnya, ia beramah taman dengan para guru di ruangan, serta melihat ruangan kelas saat ia dulu belajar. Kemudian, ruangan bimbingan konseling (BK).

Menurut Bobby, banyak hal yang ia tuai saat menjadi murid di sekolah favorit Kota Bandar Lampung tersebut. Tak hanya soal akademik, namun pembangunan karakter dan cara bersosilasi yang didapat dari guru ata pun teman sekolah.

"Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada guru dan sekolah," kata Bobby.

Hal yang paling ia ingat menurutnya yakni pernah dikejar-kejar oleh kepala sekolah saat itu yakni Hendro, karena melakukan kenalakan, dan hal-hal lainnya seperti tak menggunakan topi saat upacara.

"Dikejar-kejar Pak Hendro, sampe ke musola. Sekarang sudah jadi masjid," katanya.

Sementara, guru bahasa Inggris SMAN 9 Bandar Lampung, Yaya Suratiyah, turut mengenang saat dirinya menjadi wali kelas Wali Kota Medan itu.

"Saya dua tahun jadi wali kelas dia, waktu 2007 di kelas XI IPA 4 dan 2008 waktu kelas XII IPA 5," ujarnya di SMAN 9 Bandar Lampung.

Menurutnya Bobby murid yang pada umumnya, tidak terlalu pintar, dan murid rangking teratas di kelas. Tetapi Bobi memang aktif di bidang olahraga, salah satunya klub basket SMAN 9 Bandar Lampung.

"Kalau di kelas dia pendiem, belajar rajin, enggak pernah iseng sama kawan atau sama guru," katanya.

Namun ia masih mengingat hal yang membuatnya jengkel terhadap Bobby meski hal tersebut lucu bila dikenang. Bobby dan siswa pria lainnya, pernah kompak bolos dan tidak masuk kelas.

"Sampai saya hukum semuanya (siswa pria), saya panggil ke rumah, ya tapi itu lucu juga jadi kenangan," katanya.

Hal yang paling diingat lainnya, saat Bobby dan orang tuanya ketika tinggal di Bandar Lampung masih bekerja sebagai petinggi di PTPN VII. Boby mengundang seluruh rekan kelasnya, dan para guru, untuk buka puasa bersama.

"itu yang bikin tambah jadi kompak," paparnya.

Kepsek SMANO Metro Hendro juga mengenang saat dirinya pernah menjadi Kepala SMAN 9 Bandar Lampung, ketika Bobby mengenyam bangku pendidikan. Hendro tak menampik Boby kerap dipanggi ke ruang bimbingan konseling (BK).

"Biasalah kenakalan anak-anak remaja, dia sekolahnya aktif walau kadang bolos," kata Hendro sambil tertawa.

Hendro pun mengenang sosok Boby merupakan murid yang rendah hati dan santun dan masih membangun komunikasi dengan para guru, meski kini sudah menjadi orang nomor satu di Kota Medan.

Kepala Sekolah SMAN 9 Bandar Lampung saat ini, Linda Krisnawati mengatakan, kedatangan Bobby ke SMAN 9 Bandar Lampung diharapakan dapat menambah motivasi bagi para siswa untuk memacu prestasi, memiliki karakter yang baik.

"Serta membaca situasi dan peluang untuk masa depan. Menambah motivasi siswa, macu prestasi, memiliki karakter baik baca situasi dan peluang yang akan datang," katanya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait