#pelabuhanbakauheni

Kenaikan Tiket Penyeberangan Laut Dinilai Pengaruhi Biaya Operasional

Kenaikan Tiket Penyeberangan Laut Dinilai Pengaruhi Biaya Operasional
Pelabuhan Bakauheni. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Organisasi Angkutan Darat (Organda) Lampung menilai kenaikan tarif tiket penyeberangan laut bakal mempengaruhi biaya operasional pengusaha di bidang transportasi.

Ketua Organda Lampung, Ketut Pasek, menjelaskan pada prinsipnya mendukung kebijakan pemerintah. Namun, semua aturan baru itu sebaiknya dapat dimatangkan dengan melihat segala aspek yang berpengaruh terhadap kenaikan itu.

Sebab, dilihat dari pengeluaran biaya pengusaha transportasi otomatis juga akan meningkat.

Baca juga: Tarif Penyeberangan Bakauheni-Merak Naik Mulai 1 Oktober 2022

"Sebenarnya keberatan karena secara tidak langsung akan menambah biaya akomodasi perjalanan sopir dan kondektur bus dan kendaraan barang," kata Ketut, Kamis, 29 September 2022.  

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Lampung Bambang Sumbogo memaparkan kenaikan biaya diantaranya untuk penumpang dewasa Rp16.575 dan bayi Rp1.650.

Sementara kendaraan golongan I Rp18.100, golongan II Rp43.550, golongan III Rp110.850, golongan IV penumpang Rp407.700, golongan IV barang Rp387.250, golongan V penumpang Rp817.250 dan golongan V barang Rp712.750.

Selanjutnya golongan VI penumpang Rp1.356.000, golongan VI barang Rp1.107.000, golongan VII Rp1.512.000, golongan VIII Rp1.964.000, golongan IX Rp2.875.000.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait