#ppn#naik#inflasi

Kenaikan PPN Jadi 11 Persen Bisa Picu Inflasi

Kenaikan PPN Jadi 11 Persen Bisa Picu Inflasi
Ilustrasi Inflasi.


Jakarta (Lampost.co)--Pemerintah akan menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11 persen mulai April 2022 dari sebelumnya 10 persen. Hal ini dinilaisejumlah pengamat akan memicu inflasi tinggi.

Kenaikan tarif PPN ini tertuang dalam Pasal 7 Bab IV mengenai Pajak Pertambahan Nilai dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Menanggapi hal ini, Pengamat Ekonomi, Yanuar Rizky menilai kebijakan pemerintah untuk menaikan tarif PPN di tengah pandemi covid-19 tidak tepat. Sebab, masih banyak pertumbuhan ekonomi yang belum bergerak.

Selain itu, menurut Yanuar, pemerintah bertaruh dengan meningkatkan resiko, karena kenaikan tarif PPN  menjadi 11 persen akan menyebabkan kenaikan inflasi yang tinggi.

Yanuar mengataka kenaikan inflasi harus diiringi dengan pertumbuhan ekonomi. Sebab, jika tidak diiringi dengan pertumbuhan ekonomi akan menyebabkan stagflasi yang dapat menimbulkan volatilitas besar.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait