#hargadaging

Kenaikan Harga Daging di Bandar Lampung karena Keterbatasan Stok Lokal

Kenaikan Harga Daging di Bandar Lampung karena Keterbatasan Stok Lokal
Ilustrasi daging dijual di Pasar beberapa waktu lalu. (Foto: Medcom.id/Zainal Airifin)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Harga daging di pasaran Bandar Lampung mulai mengalami kenaikan. Kepala Dinas Perdagangan Bandar Lampung, Wilson Faisol mengklaim, hal tersebut akibat keterbatasan jumlah ketersediaan daging di daerah.

Ia menjelaskan, rata-rata daging yang dikonsumsi masyarakat berasal dari impor. Sementara saat ini sedang terjadi penurunan jumlah impor karena stok yang berkurang.

Jumlah daging internasional mengalami penurunan akibat badai yang terjadi di sejumlah negara terjadi cuaca ekstrem khususnya di wilayah Amerika.

"Rata-rata daging masih impor, karena impornya berkurang akibat kegagalan panen di dunia. Ada badai di Amerika," kata dia, melalui telepon, Senin, 28 Februari 2022.

Baca juga: Harga Daging Sapi Tembus Rp140 Ribu

Wilson mengatakan sulit untuk melakukan pengendalian harga daging. Pihaknya hanya akan melakukan monitoring harga daging di pasaran.

Menurutnya, kenaikan harga kenaikan harga terjadi dalam dua minggu belakangan. Wilson mengaku masih menunggu instruksi pemerintah pusat untuk pengendalian harga.

"Lokalnya ada tapi dikit, sementara kebutuhan banyak. Daging impor juga berkurang," ujarnya.

Diketahui, di sejumlah daerah harga daging sapi mencapai Rp130 ribu per kilogram.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait