#hipnotis#penculikan#beritalampung

Kena Hipnotis dan Diduga Hendak Diculik, Siswa SMPN 23 Bandar Lampung Lapor Polisi

Kena Hipnotis dan Diduga Hendak Diculik, Siswa SMPN 23 Bandar Lampung Lapor Polisi
Para siswa saat melapor di Mapolresta Bandar Lampung. Foto: Dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Empat siswa SMPN 23 Bandar Lampung menjadi korban pencurian dengan modus hipnotis, pada senin (22/7/2019) di halte dekat sekolah mereka.

Kejadian bermula saat keempatnya hendak pulang sekolah. Lalu ada pria yang menggunakan mobil dengan ciri-ciri badan tinggi, dan berambut pirang menyambangi para siswa AP (12), AF (12), YB (12) MF (12). "Anak-anak nurut aja pas naik mobil kayak dihipnotis gitu," ujar Juryati, guru bimbingan konseling SMPN 23 Bandar Lampung yang mendampingi mereka di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa (23/7/2019).

Dari kejadian tersebut, 3 ponsel milik para siswa, tas serta buku pelajaran raib dibawa pelaku. "Kita sudah sepakat sama orang tua korban melaporkan peristiwa ini ke polisi. Kedepannya kita tingkatkan pengamanan, pasang kamera pengawas, dan imbau orang tua," katanya.

Sementara AP mengaku, ia dan rekannya dibawa ke Jalan Abdul Kadir, Rajabasa, di belakang mal Robinson. Disitulah mereka baru sadar, dan melarikan diri, hikgga kembali ke sekolah dan melapor ke orang tua. "Pas kita lari ada yang mau ngejer juga, kita nurut pas orang itu datang kayak apa gitu. Dia ngakunya keponakan kepala sekolah," katanya.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. "Kita Lidik," katanya.

EDITOR

Asrul Septian Malik

loading...




Komentar


Berita Terkait