#pertanian#lokomotifpertanian#ketahananpangan

Kementan Support Penuh Lampung sebagai Lokomotif Pertanian

( kata)
Kementan <i>Support</i> Penuh Lampung sebagai Lokomotif Pertanian
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Irjen Kementerian Pertanian Sumardjo Gatot Irianto menyaksikan penandatanganan KUR oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura kabupaten se-Lampung dengan perbankan.Lampost.co/Triyadi Isworo

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia men-support penuh Lampung sebagai lokomotif bidang pertanian di Tanah Air. Optimalisasi ketahanan pangan, tanaman pangan, dan hortikultura di Lampung terus dipacu untuk mewujudkan hal tersebut.

Irjen Kementerian Pertanian Sumardjo Gatot Irianto mengatakan tanaman pertanian di Lampung sangat luar biasa sehingga apa pun yang diperlukan Lampung akan di-support penuh. Dia pun meminta jangan sampai ada lahan pertanian kosong di Lampung, bila masih ada sisa lahan pertanian, segera diisi dengan tanaman pangan.

"Apa yang diminta Lampung, kami penuhi. Beliau minta sekarang, kami langsung kasih. Kawinkan KUR dengan Kartu Petani Berjaya dan langsung ada soft launching-nya di kabupaten. Pertanian harus nomor satu," katanya usai rapat evaluasi program utama Kementerian Pertanian luas tambah tanam (LTT) kredit usaha rakyat dan serapan anggaran di Swiss-Belhotel Bandar Lampung, Kamis, 9 Juli 2020.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan kehadiran Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu lalu memberikan support kepada pemprov kalau Lampung sebagai lokomotif pertanian dan lumbung pertanian Indonesia. Dalam waktu tidak terlalu lama, pada Oktober ini Kartu Petani Berjaya akan berfungsi untuk mendukung hal tersebut.

Oleh karena itu, sebelum di-launching, Bank Indonesia menginisiasi mendatangkan KUR. "Kmia sudah menginventarisasi ada 690 ribu petani yang ikut program Kartu Petani Berjaya. Oleh karena itu, kami siapkan benih, kebutuhan pupuk, dan ketika produksi meningkat nilai jualnya juga menguntungkan petani," katanya.

Dia menambahkan selain suporting dari Pemerintah Pusat, dukungan terhadap program-program pertanian didukung pemerintah kabupaten. Sehingga para petani Lampung bisa sejahtera dan berjaya.

"Mari kita bersama-sama bersatu padu. Perkuat koordinasi, kita sinkronkan program-program yang ada. Lampung harus menjadi lokomotif pertanian di Indonesia," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar