#Kesehatan#VirusKorona

Kemenkes Diminta Benahi Pola Distribusi Vaksin

Kemenkes Diminta Benahi Pola Distribusi Vaksin
Ilustrasi. Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Vaksin covid-19 harus tersebar merata ke seluruh daerah. Pihak terkait harus memastikan pola distribusi berjalan dengan baik.

"PT Bio Farma (Perseeo) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) harus berkoordinasi untuk membenahi pola distribusi tersebut," kata anggota Komisi IX DPR Nurhadi kepada Medcom.id, Kamis, 11 Maret 2021.

Politikus Partai NasDem itu menyebut ada beberapa kendala penyebaran vaksin. Di antaranya, wilayah Indonesia yang luas.

"Hal ini (wilayah yang luas) menjadi tantangan tersendiri yang harus diselesaikan oleh pihak terkait," ungkap dia.

Selain itu, dukungan sarana dan prasarana distribusi harus menjaga kualitas vaksin. Sebab, produk klinis pembentuk imun tubuh itu harus tetap berada dalam suhu dingin.

"Jadi ketersediaan dan kapasitas penyimpanan rantai dingin harus cukup," sebut dia.

Kemenkes juga diminta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kapasitas penyimpanan rantai dingin ini. Jangan sampai kualitas vaksin berkurang karena keterbatasan ruang penyimpanan vaksin.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir mengaku kesulitan mengatur pola distribusi vaksin covid-19 ke daerah pelosok. Pasalnya, PT Bio Farma hanya bertanggung jawab mendistribusikan vaksin sampai ke tingkat provinsi.

"Distribusi provinsi sampai ke fasilitas kesehatan (faskes) itu adalah koordinasi antardinas kesehatan provinsi dengan kabupaten kota madya sampai ke layanan terujung," kata Honesti dalam program virtual 'Evaluasi Satu Tahun Penanganan Covid-19 di Indonesia: Perspektif Kebijakan dan Implementasi', Selasa, 9 Maret 2021.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait